Ma’ruf Amin Diminta Turun Tangan Menyelesaikan Keriuhan Publik

Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Jakarta (Riaunews.com) – Menyikapi keriuhan publik usai kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Wapres Ma’ruf Amin disarankan segera belajar dari Jusuf Kalla.

Pendapat itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu siang (21/11/2020).

Baca: Menurut Ma’ruf Amin, Para Buzzer Membuat Kabur Fakta dan Opini

Menurut Dedi, di saat situasi politik elite menghangat seperti saat ini, Ma’ruf Amin perlu mereplika cara JK melakukan upaya komunikasi secara personal dan tidak bersifat formal.

“Menurut saya kegaduhan yang diawali kepulangan HRS ini masalah personal, Ma’ruf Amin cukup belajar pada Pak JK dalam menyelesaikan masalah yang berskala nasional dan juga personal,” demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/11).

Ma’ruf Amin selaku Wapres, kata Dedi tidak perlu mengutus orang untuk melakukan pertemuan formal. Ia menyarankan pada Ma’ruf Amin mengundang Habib Rizieq untuk melakukan komunikasi politik dengan cara pandang kebangsaan.

“Cara Pak JK mengundang simpul elemen bangsa dengan komunikasi personal jelas efeketif mengurai setiap ketegangan yang terjadi antar elite, ini saya kira yang perlu dilakukan Wapres Ma’ruf Amin saat ini,” demikian kata Dedi.

Baca: Ini Klarifikasi Aminuddin Ma’ruf, Stafsus Milenial Jokowi Soal “Surat Perintah”

Jubir Wapres Masduki Baidowi mengatakan bahwa ada ormas yang menawarkan untuk mengupayakan pertemuan antara Wapres Ma’ruf Amin dengan Habib Rzieiq.

Kata Masduki, secara prinsip Wapres Ma’ruf Amin terbuka terhadap berbagai upaya pertemuan kebangsaan. Salah satuya dengan Habib Rizieq.***

Tinggalkan Balasan