Jumat , Juni 18 2021

Napi Lapas Klas IIA Pekanbaru Otak di Balik Upaya Penyelundupan Ekstasi ke Sulsel

(ilustrasi)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Upaya penyelundupan narkoba jenis ekstasi berjumlah 6.594 butir dari Pekanbaru menuju Belawa, Wajo, Sulawesi Selatan, ternyata dikendalikan dari seorang warga binaan di Lapas Klas IIA Pekanbaru.

Hal ini berdasarkan pengakuan pelaku DF, yang berhasil ditangkap oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi Riau.

“Dari keterangan itu kita langsung amankan Imen dan kita bawa ke kantor BNNP Riau untuk keterangan lebih lanjut,” ungkap Kabid Berantas BNNP Riau, Kombes Pol Berliando, Senin (30/11/2020).

Dari tangan Imen, petugas menyita dua unit Handphone yang diduga digunakan pelaku untuk berkomunikasi.

Diberitakan sebelumnya, BNNP Riau berhasil menggagalkan ribuan butir ekstasi di fasilitas cargo Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, yang dikirimkan melalui jasa kurir.

Untuk mengelabui petugas, barang haram itu dimasukkan dalam sebuah Electronic Cash Register (mesin kasir). Dimana terdapat empat jenis pil ekstasi yang berbeda.

Pertama yakni 1 bungkus berisi pil ekstasi berwarna orange sebanyak 730 butir. Kemudian sebungkus berisi pil ekstasi berwarna hijau sebanyak 970 butir warna hijau. Lalu sebungkus berisi pil ekstasi berwarna biru sebanyak 2.584 butir. Terakhir sebungkus berisi pil ekstasi berwarna biru sebanyak 2.310 butir.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: