Pjs Bupati Siak Santai Tanggapi Tudingan Ikut Politik Praktis

Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman
Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman.

Siak (Riaunews.com) – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Siak Indra Agus Lukman menanggapi santai atas ada yang menganggap dirinya ikut berpolitik praktis, yakni anggapan memberikan dukungan secara tidak langsung terhadap salah satu calon di Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) 2020 untuk Pemilihan Bupati Siak.

Indra merasa hal itu tidak terlalu perlu ditanggapi.

“Biar sajalah dia berpenilaian seperti apa, dan tak usah ditanggapi, sebab kita kerjakan tugas kita sajalah ya,” kata Indra, Senin (2/11/2020).

Baca: Pjs Bupati Siak Diingatkan Untuk Tidak Berpolitik Praktis

Ia juga memberitahukan bahwa pelaporan kegiatan Pjs Bupati itu dilaksanakan setiap bulan. Bahkan ada laporan harian yang juga sampai ke pemerintah pusat.

Sebelumnya, anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Siak-Pelalawan, Zulfi Mursal, meminta agar Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman, untuk tidak ikut-ikutan dalam politik praktis.

“Sudahlah jangan terlibat upaya politik praktis pada Pilkada ini. Jika itu yang dilakukan bisa berakibat fatal bagi Pjs Bupati dan itu juga melanggar aturan dan menunjukkan tidak berintegritasnya seorang ASN,” kata Zulfi, Senin (2/11/2020).

Zulfi menyoroti kegiatan Pjs Bupati dan Gubri Syamsuar di GOR Tualang pekan lalu yang dianggap kurang terpuji. Selain dihadang mahasiwa, harusnya Pjs bupati tidak membuat kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

“Baik itu gubernur ataupun bupati/kota, seharusnya mereka harus menaati itu, jangan terkesan mereka yang membuat mereka pula yang melanggar,” kata Zulfi.

Baca: Indra Agus Lukman bahas Protokol Kesehatan dan Netralitas ASN di Pilkada saat rapat perdana sebagai Pjs Bupati Siak

Selain itu, ia juga menyoroti kegiatan Pjs Bupati Indra Agus Lukman yang kerap mendampingi kegiatan Gubernur Riau Syamsuar yang hampir setiap pekan ada di Kabupaten Siak. Sementara agenda pemerintahan Kabupaten Siak sangat banyak.

“Bekerjalah sesuai Tupoksi, jangan ikut-ikutan terlibat giring-menggiring orang dalam proses Pilkada. Lebih baik saya ingatkan dari pada buruk disebut,” kata mantan Ketua DPRD Siak itu.***

Tinggalkan Balasan