Ancam Sembelih Habib Rizieq, Polisi Pekalongan ini Dinonaktifkan

Pengancaman Habib Rizieq Shihab
Seorang oknum polisi dari Polres Pekalongan berinisial H, bersumpah akan memenggal kepala Habib Rizieq Shihab.

Pekalongan (Riaunews.com) – Anggota polisi ancam penggal kepala Habib Rizieq dinonaktifkan. Polisi Pekalongan minta maaf ada anggotanya yang ancam penggal kepala Habib Rizieq Shihab.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Mochammad Irwan Susanto mengatakan polisi ancam penggal kepala Habib Rizieq itu berinisial H dan saat ini dalam pemeriksaan awal.

Setelah itu Polisi ancam penggal kepala Habib Rizieq diserahkan ke Bidpropam Polda Jawa Tengah. Berikut barang bukti hasil pemeriksaan.

“Saat ini proses yang kita ketahui, sedang pendalaman, pendalaman seperti apa perkaranya, sehingga nanti kita ikuti proses perkembangannya dari Bid Propam Polda Jateng,” kata dia.

Polisi ancam penggal kepala Habib Rizieq itu dites kejiwaan. Hasilnya akan diumumkan belakangan.

“Namun diawal kami telah melakukan upaya-upaya dalam rangka memastikan, salah satunya adalah kami juga mendatangkan, berkoordinasi terkait dengan kedokteran ahli kejiwaan, psikologi,” imbuh Mochammad Irwan Susanto.

Polres Pekalongan Kota belum bisa melakukan pemeriksaan mendalam yang nantinya akan dilakukan oleh tim dari Polda Jawa Tengah.

“Teman kita inisial “H” ini, saat ini sedang ada di Polda Jawa Tengah dalam rangka proses pemeriksaan secara mendalam terkait dengan apa yang menjadi, kemudian apa yang dilontarkan,” imbuhnya.

Kapolres Pekalongan Kota menambahkan, H yang bertugas di Satuan Tahanan dan Barang Bukti sementara dinonaktifkan sampai dengan ada kepastian hukum.

 

Kronologis

Sebelumnya viral sebuah video di Youtube yang diunggah kanal Hendri Official pada Rabu (2/12/2020), di mana seorang pria akan memenggal kepala Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq dinilai membuat kekacauan sejak pulang dari Arab Saudi. Mulai dari membuat kerumuman dampai melanggar protokol kesehatan.

Diduga pria asal pekalongan Jawa Tengah yang tidak menyebutkan identitas namanya menyebut FPI sebagai organisasi preman.

“Selamat pagi untuk warga Pekalongan dan sekitarnya, selamat pagi untuk warga Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan,” katanya.

“Akhir-akhir ini kita melihat ada organisasi yang bergaya preman. Bergaya jagoan. Bahkan bak seorang juara yang tidak ada tandingannya, kita semua paham siapa mereka FPI,” tambahnya.

Ia mengutarakan sebagai umat muslim dan warga negara Indonesia tidak gentar sedikitpun kepada FPI dan kroni-kroninya. Jika FPI mengacaukan NKRI dirinya siap bertindak untuk penggal leher Habib Rizieq,

“Demi Allah saya siap membabat lehernya kalau sampai berulah terlalu jauh apalagi mengacaukan NKRI,” jelasnya.

Selain itu, ia mengisahkan pengalamannya tak kala berurusan dengan anak petinggi FPI yang melanggar lalu lintas di Pos Monumen Pekalongan kota. Karena merasa tak terima ditilang, anak petinggi FPI itu mendatangkan massa 50 orang untuk menggeruduk pos polisi itu.

“Kurang lebih sembilan orang tak pukulin, tergeletak satu. Sampai sekarang pun saya masih benci sama FPI karena gayanya radikal dan preman,” ujarnya,

Pada akhir video, ia bersumpah akan menyembelih leher Habib Rizieq dan tak gentar sama sekali terhadap organisasi seperti FPI, HTI maupun sejenisnya.

“Dan demi Allah Rasulullah, saya siap menyembelih lehernya Rizieq, mencukil matanya, atau membabat kakinya. Saya tak gentar, karena saya seorang Polri tidak akan mundur sejengkal pun,” ungkapnya.

Video yang telah ditonton kurang lebih 15 ribu ini, mendapat banyak cibiran dari warganet.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: