Kamis , Oktober 28 2021

Dicecar Najwa Soal Hasil Tes Swab HRS, Haikal Hassan: Sudah Terbuka Kok

Haikal Hassan
Sekretaris HRS Center, Haikal Hassan saat diwawancarai Najwa Shihab di program Mata Najwa.

Jakarta (Riaunews.com) – Sekretaris HRS Center, Haikal Hassan mendapat cecaran pertanyaan dari Najwa Shihab soal alasan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab yang tak mau terbuka tentang hasil swab tesnya pada publik.

Seperti diketahui hingga saat ini Rizieq Shihab, masih tidak berkenan untuk membuka hasil tes swab Covid-19 yang telah dilakukannya ke publik.

Pihaknya beralasan bahwa itu adalah hak privasinya yang harus dihormati.

Rizieq Shihab juga diketahui baru saja pulang usai dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit UMMI di Bogor.

Kabar sakitnya ini pun banyak menjadi sorotan sejumlah pihak, yang mengaitkan kondisi kesehatannya dengan kemungkinan ia terpapar Covid-19.

Melihat hal ini, Najwa Shihab menilai bahwa Habib Rizieq sangat ragu untuk membuka hasil swab testnya kepada publik.

Najwa Shihab bertanya-tanya kekhawatiran apa yang dirasakan Rizieq Shihab sehingga tidak mau membuka hasil swab test-nya pada publik.

Padahal jika dilihat saat ini, banyak tokoh publik atau pun tokoh agama yang bersedia mengungkapkan hasil swab testnya.

“Kenapa seolah ada keraguan atau ada keengganan untuk menunjukkan saja hasil pemeriksaan Covid-19?” tanya Najwa Shihab.

“Seperti halnya yang dilakukan oleh banyak tokoh publik, tokoh pemuka agama yang secara terbuka mengatakan kalau memang mereka positif atau negatif. Sehingga, kemudian tidak timbul persepsi yang mungkin saja keliru, kenapa tidak terbuka, apa yang dikhawatirkan?” lanjutnya.

Haikal Hassan pun menegaskan bahwa Rizieq Shihab sudah terbuka soal kondisinya saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa hasil swab test Habib Rizieq Shihab telah diumumkan oleh sekretaris FPI, Munarman.

Dalam penjelasan Munarman, disebutkan bahwa Habib Rizieq negatif Covid-19.

“Terbuka kok oleh Pak Munarman sebagai sekretaris FPI dikatakan beliau (Habib Rizieq Shihab, red.) negatif. Beliau sudah cukup bicara dan beliau cukup bicara sekali di Petamburan dan di Tebet setelah itu beliau tutup mulut, beliau istirahat total, beliau juga terbuka,” papar Haikal Hassan.

Namun, menurut Najwa Shihab jika Habib Rizieq sudah terbuka maka tidak mungkin Satgas Covid-19 sampai melaporkan RS UMMI Bogor ke polisi.

Sebab, dianggap menghalangi tugas Satgas untuk melakukan tes swab terhadap Rizieq Shihab.

“Kalau terbuka nggak mungkin Satgas Covid-19 di Bogor sampai kemudian harus melaporkan RS UMMI ke polisi, dan kemudian menjadi banyak pertanyaan kalau terbuka rasanya tidak akan sampai seperti itu Bang Haikal,” ujar Najwa Shihab.

Haikal Hassan justru menyebutkan bahwa masalah Satgas Covid-19 dan RS UMMI Bogor berbeda dengan topik awal yang ditanyakan Najwa Shihab.

Secara kekeuh, Haikal Hassan menjelaskan bahwa Habib Rizieq Shihab sudah meminta Munarman untuk mengumumkan hasil swab test-nya.

Dan persoalan RS UMMI dengan Satgas Covid-19 tak berkaitan dengan pribadi Habib Rizieq Shihab.

“Itu masalah yang berbeda, kita membicarakan soal pribadi Habib Rizieq yang sudah mempercayakan pada sekretarisnya itu Pak Munarman.”

“Sedangkan pertanyaan Mbak Nana tadi, MER-C yang menjaga kode etik, awalnya dengan Wali Kota kemudian ada pak polisi di sana itu beda,” timpal Haikal Hassan.

Haikal Hassan mengajak semua orang untuk berpikir jauh ke depan daripada terus mengungkit soal hasil swab test Habib Rizieq.

Hasil swab test Rizieq Shihab menurutnya saat ini telah diumumkan ke publik dan tidak perlu terus-terusan untuk dibahas.

“Kita ke depan saja seperti yang Mbak Irma katakan tadi, kita udah selesai, kalau diusut ke belakang akan ramai.”

“Apalagi kalau kita hubungkan dengan pidana ini yang harus diperiksa itu semua yang berkerumun, masa tiga juta orang mau diperiksa sih, udah ke depan lebih baik,” pungkas Haikal Hassan.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: