Koalisi Unik

Helfizon Assyafei
Helfizon Assyafei

Oleh Helfizon Assyafei

Dalam dagelan (lucu-lucuan) semua bisa dikemas awalnya seperti serius. Cobalah sesekali nonton Paris Van Javanya Sule dkk. Seru dan menghibur. Kadang kita perlu memandang politik juga demikian. Biar ndak apa kali, apakan aja dulu wkk..wkk..Saya selalu berupaya bersangka baik bahwa orang-orang politik itu tidak semuanya tidak baik. Tetap ada yang berupaya agar negeri ini jadi lebih baik. Meski saya akui ini statemen yang normatif. Seperti teks di lomba-lomba pidato kelurahan gitulah.

Misalnya gini. Pak Kosda (kosong dua) kemarenkan diberi pilihan bergabung dengan mantan rivalnya atau tetap di luar sistem? Bagi para oposan yang serius mestinya pak timbul eh pak Kosda harusnya tetap memilih timbul-tenggelam bersama rakyat. Sesuai janji kampanyenya Ya kan? Tapi pak Kosda kan juga orpol (orang politik). Ia punya kalkulasi.

Kalau di luar sitem teriak-teriak emang bisa mengubah keadaan? Sedangkan di dalam sistem saja belum kelihatan juga apa yang berubah wkk.. Jadi jika dia memilih ‘timbul’ dan meninggalkan ‘tenggelam’  kita ngga perlu baper juga. Biar azalah. Jika itu yang buat dia bahagia. Dan berita terbaru ketika ‘rekan’ pak Kosda, si babang juga ikut masuk. Saya bisa memahaminya.

Katakanlah hati nurani si babang menolak gabung misalnya. Tapi badannya kan anggota partai. Bila ia tak mau maka Big bos kan tinggal tekan pak Kosda yang ketua partainya. Tentu si babang juga berkalkulasi. Masa depan politiknya bisa meredup bila menolak tawaran. Mau tak mau suka tak suka ya iya juga lah. Sory gaes. Cemmana lagi?

Sisi positifnya minimal kabinet sedikit lebih ayem (sejuk). Sebab sudah terjadi koalisi unik ‘Mencekam’ (mantan cebong dan kampret). Wajar ketua partai lain marah-marah. Sebab ia kok ditinggal sih? Kan dah berdarah-darah dukung Big bos? Tenang aja tek. Kalau ntar diajak pasti senang lagi dech. Seperti jumpa minuman Yaqult saat kehausan gitulah. Kan seperti dagelan kan? Ah kamu karena bukan orang politik  jadi mudah baperan sih ha ha ha..

23 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: