Seorang Pemuda Bakar Alquran di Pangandaran, Polisi Sebut Alami Gangguan Jiwa

Alquran dibakar
Beberapa Alquran berhasil diselamatkan warga dari upaya pembakaran yang dilakukan seorang pemuda di Masjid Al Iklas, Pandandaran, Jawa Barat.

Pangandaran (Riaunews.com) – Seorang pemuda membakar Alquran dan sajadah di Masjid Al Iklas, Kaliduren, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020) malam, sekira pukul 20.00 WIB.

Dilansir Okezone, pelaku berinisial AIM itu kemudian diamankan di kantor Desa Selasari.

Peristiwa itu pun membuat heboh warga. Beruntung aksi pemuda tersebut diketahui warga sehingga api bisa segera dipadamkan dan tak membakar masjid.

Warga lalu mengejar pelaku yang melarikan diri seusai membakar Alquran, sajadah, karpet dan lemari di dalam masjid.

Karena kesal, warga sempat memberi hadiah bogem mentah kepada pemuda tersebut. Nyawa si pemuda berhasil diselamatkan setelah polisi tiba di lokasi kejadian.

Kepala Desa Selasari Udin Tugaswara mengatakan, pelaku berinisial AIM, warga Pamarican, Kabupaten Ciamis.

“Saya menerima laporan kejadian dari ketua RT setempat sekitar pukul 20.00 WIB. Saya langsung melaporkannya ke Polsek Parigi dan selanjutnya ke lokasi kejadian,” kata Kades Selasari Udin Tugaswara.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Parigi Aiptu Ajat Sudrajat mengatakan, pelaku melakukan aksinya sendirian.

“Kami menerima laporan, ada pemuda membakar Alquran, sajadah dan lemari di dalam masjid,” kata Aiptu Ajat.

Saat ini, ujar Aiptu Ajat, penyidik belum dapat memastikan motif pelaku. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan meminta sejumlah keterangan dari para saksi.

“Berdasarkan keterangan keluarga, pelaku AIM mengalami gangguan jiwa” ujar Aiptu Ajat.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: