Selasa , Juni 22 2021

Abu Janda Hapus Tweet Ke Pigai, KNPI: Kalau Gak Menyinggung Ngapain Takut

Ketua Bidang Hukum DPP KNPI Medi Lubis memperlihatkan laporan mereka atas Permadi Arya alias Abu Janda diterima Bareskrim Polri, Kamis (28/1/2021)

Jakarta (Riaunews.com) – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda menghapus tweetnya yang menyinggung mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Terkait dihapusnya unggahan tersebut, Ketua Bidang Hukum DPP KNPI Medi Lubis mengatakan tak menjadi soal. Pasalnya, sudah banyak masyarakat yang mengetahui dan unggahanya telah viral.

“Kami sudah dapatkan screencapturenya lebih dulu ya dan itu sudah diterima sebagai bukti awal, bukti permulaan dalam mengajukan laporan ini, kalau tidak laporan kami tidak akan diterima,” tandas Medi, Kamis (28/1/2021).

Lantas ia bertanya, jika Permadi Arya memang tidak berbuat rasis kepada Natalius Pigai, mengapa unggahan di Twitternya yang mengejek Natalius Pigai dihapus.

“Kalau memang tweet enggak merasa menyinggung siapa-siapa, buat apa dia hapus, kan logikanya begitu. Kan Twitter media sosial. Bebas-bebas aja sepanjang itu tidak menyangkut isu SARA ya silahkan. Tapi kenapa dihapus, nah itu jadi pertanyaan gitu,” ungkap Medi.

Seperti diketahui, DPP KNPI resmi mempolisikan Permadi Arya alias Abu Janda atas dugaan rasis terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Laporan DPP KNPI melalui tim kuasa hukum diterima oleh Bareskrim dengan nomor STTL/30/I/2021/Bareskrim tertanggal 28 Januari 2021.

“Kita sudah menjalankan tugas dan mandat dari ketum dan pemuda yang merasa terhina. Dan telah diterima laporan kami dengan pelayanan yang baik dari Polri, kami tidak dipersulit,” kata Medi usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Jakarta.

Dari penelusuran, saat ini postingan Permadi Arya yang disoal ini tak lagi ditemukan.

Adapun keterangan dari tangkapan layar uaggahanya yang berbuntut laporan polisi itu dilakukan pada 2 Januari 2021 yang lalu.

Ketika itu, Permadi Arya melalui akun Twitter @permadiaktivis1 merespon sebuah pemberitaan, membela AM Hendropriyono–karena Natalius Pigai menanyakan kapasitasnya di negeri ini lantaran dianggap banyak bicara soal pembubaran Front Pembela Islam (FPI).

Tangkapan layar cuitan Abu Janda yang dianggap menghina Natalius Pigai.

 

“Kapasitas Jend. Hendropriyono; mantan Kepala BIN, mantan Direktur BAIS, mantan Menteri Transmigrasi, Profesor ilmu filsafat intelijen, Berjasa di berbagai operasi militer. Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? sudah selesai evolusi belom kau?” demikian unggahan Permadi Arya yang telah dihapus itu.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: