Rabu , Juni 16 2021

Viral, Ada Tornado Besar Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Angin puting beliung
Angin puting beliung layaknya tornado muncul di Waduk Gajah Mungkur, Rabu (20/1/2021) sore. (Foto: Tangkapan layar Twitter)

Wonogiri (Riaunews.com) – Fenomena yang cukup langka berupa angin tornado alias puting beliung muncul di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Jawa Tengah, pada Rabu (20/1/2021) sore.

Puting beliung muncul dengan ukuran cukup besar dan berdurasi cukup lama.

Kontan saja kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar dan tidak sedikit yang merekam dan mengunggahnya ke media sosial.

Pantauan Riaunews.com pada Rabu (20/1) malam pukul 21.30 WIB, kata kuncu “Waduk Gajah Mungkur” jadi trending di Twitter yang isinya sebagian besar video angin puting beliung tersebut yang diunggah warganet.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto membenarkan adanya peristiwa alam tersebut.

“Angin puting beliung itu terlihat muncul di atas WGM Wonogiri. Ukurannya cukup besar dan berputar sekitar 10-15 menit,” kata Bambang sebagaimana dilansir detikcom, Rabu (20/1).

Bambang menyebutkan, puting beliung terlihat sekitar pukul 16.00 WIB. Kali pertama angin terlihat di atas perairan sekitar Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri. Selanjutnya bergerak ke arah barat lantas ke selatan.

“Pertama muncul di sekitar Desa Sendang,” jelas dia.

Setelah bergerak ke arah selatan, angin kemudian hilang. Puting beliung hanya muncul di atas perairan dan tidak sampai ke daratan apalagi permukiman warga.

“Kami tegaskan muncul di atas perairan, tidak sampai ke daratan,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada laporan kerusakan apapun akibat peristiwa puting beliung itu. Mengingat terjadi di atas perairan waduk. Hanya saja sempat membuat khawatir warga dan nelayan sekitar.

“Kondisi saat ini kawasan waduk hujan deras. Untuk fenomena angin puting beliung itu memang sering muncul setiap tahun, di atas waduk munculnya,” imbuh Bambang.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sendang, Sukamto, mengatakan puting beliung tersebut muncul sekitar pukul 16.00 WIB. Angin terpantau besar dan cukup lama.

“Ukuran angin cukup besar dan durasinya cukup lama, ya ada belasan menit. Alhamdulillah kemudian turun hujan lalu anginnya hilang, jadi tidak sampai ke permukiman, hanya di atas air,” ujar Sukamto saat dihubungi wartawan via telepon.

Sementara itu salah satu warga Desa Sendang, Erni, mengaku khawatir jika puting beliung mendekat ke permukiman. Terlebih saat ini kerap terjadi bencana di sejumlah daerah lain.

“Untung segera berlalu anginnya,” ujar Erni.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: