Selasa , Juni 15 2021

Warga Marpoyan Damai Kota Pekanbaru Sampaikan Aspirasi ke Anggota DPRD Riau M Aulia

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Riau M Aulia saat menerima aspirasi warga Marpoyan Damai. Edi Gustien

PEKANBARU (RiauNews.com)-Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Riau Muhammad Aulia, Kamis (11/2/21) menerima kunjungan RT 05/11, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, seperti H Zulkifli, HS, Ketua RT 05, Maskur Ketua RW 11, perangkat RT/RW
Kadri Toni, Syaifuddin serta tokoh masyarakat setempat Faisyal Effendi S di ruang rapat Fraksi Partai Gerindra.

Dalam kunjungan tersebut warga menyampaikan aspirasi agar mendapat perhatian M Aulia selaku anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru.

Yang pertama warga menyampaikan banjir yang terjadi di wilayah mereka jika musim hujan tiba. Warga menyebut penyebab terjadinya banjir akibat sungai yang mengalir disekitar wilayah pemukiman warga terjadi pendangkalan dan tidak mampu lagi menampung curah hujan sehingga meluap ke rumah-rumah warga.

“Kami mengusulkan kepada Bapak Aulia agar sungai tersebut dikeruk agar mampu menampung curah hujan,” katanya.

Selain itu warga juga meminta agar jalan menuju perumahan mereka aspalnya diperbaiki karena kondisi saat ini aspalnya pada mengelupas dan terdapat beberapa lubang yang dapat membahayakan pengguna jalan.

“Padahal jalan ini melintasi gedung autis milik Pemprov Riau yang harusnya mendapat perawatan. Kami minta kepada Bapak Aulia untuk memperhatikannya dengan meminta pihak terkait untuk memperbaiki jalan tersebut,” ujarnya.

Keberadaan Pujasera di Jalan Arifin Achmad yang tidak jauh dari pemukiman warga juga cukup meresahkan warga pasalnya Pujasera yang lahannya milik Pemprov Riau ini, kini dicurigai warga menjadi tempat esek-esek,” Kami usulkan agar lahan Pujasera tersebut ditertibkan dan dijadikan tempat taman bermain sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pekanbaru,” ucapnya.

Selain itu warga juga menyampaikan ada usaha kecil menengah yang tengah dikembangkan oleh warga seperti pembuatan kue bangkit, kemudian pelatihan menjahit geratis bagi warga yang juga butuh perhatian karena jumlah mesin jahitnya masih minim.

Menanggapi hal ini, M Aulia mengatakan persoalan banjir di Kota Pekanbaru memang perlu penanganan secara komperhensip. Saat ini upaya Pemko Pekanbaru dalam penanganan banjir sudah terlihat seperti membangun drainase dipusat kota untuk mengalirkan air baik limbah warga maupun curah hujan sehingga kedepannya banjir di Kota Pekanbaru dapat diatasi.

“Untuk usulan yang bapak-bapak sampaikan itu wewenang Pemko Pekanbaru, namun saya selaku anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru akan menyampaikan aspirasi ini kepada Pemko Pekanbaru maupun teman-teman dari Fraksi Gerindra DPRD Kota Pekanbaru, agar dapat segera menanganinya termasuk perbaikan jalan aspal menuju perumahan bapak-bapak,” kata Aulia.

Terkait UMKM yang dikembangkan oleh warga, Aulia memberikan apresiasi. Namun menurut anggota DPRD Riau termuda ini sejauh ini bantuan yang diberikan pemerintah masih belum optimal,” Bantuan yang diberikan baru dalam bentuk pelatihan dan modal, para pengusaha UMKM kebingungan dan tidak mampu memasarkan produk karena mereka tidak diberi pelatihan bagaimana cara memasarkan produk yang mereka hasilkan.

“Ini akan menjadi perhatian saya, jika nantinya ada program pelatihan pemasaran saya akan priorotaskan bagi UMKM yang ada di wilayah bapak-bapak untuk mendapat pelatihan,” terang Aulia.

M Aulia berfoto dengan H Zulkifli, HS, Ketua RT 05, Maskur Ketua RW 11, perangkat RT/RW
Kadri Toni dan Syaifuddin, usai menerima aspirasi. Edi Gustien

Aulia mengatakan banyak bantuan lainnya dari pemerintah pusat bagi masyarakat, namun belum terserap secara optimal seperti bantuan rumah ibadah, kemudian beasiswa bagi mahasiswa program S1 yang kurang mampu secara finansial.

“Salah satu penyebabnya adalah data calon penerima tidak lengkap karena warga enggan mengurusnya, seperti rumah ibadah mesti ada rekening atas nama rumah ibadah sehingga bantuan berupa uang tunai bisa ditransfer kerekening mesjid. Kalau UMKM juga mesti terdaftar memiliki pengurus yang dan domisili yang jelas, ini kadang yang kurang dipahami oleh warga,” jelas Aulia.

Terkait permintaan warga tentang pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), Aulia menyanggupinya dan meminta warga untuk menginformasikan kepada stafnya, titik-titik mana saja yang akan dipasang PJU. ” Kalau yang rusak akan kita minta Dishub untuk memperbaikinya kalau mau pasang baru mohon segera diinfokan titik-titik mana saja yang akan dipasang,” imbuhnya.

 

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: