Selasa , Juni 22 2021

Banjir Seleher, Polda Jateng Sebut ‘Genangan’, Netizen: Ubah KBBI dan Salahkan Anies!

banjir semarang
Seorang anggota Polda Jawa Tengah melaporkan kondisi banjir di Kota Semarang.

Semarang (Riaunews.com) – Banjir yang melanda Kota Semarang pada Sabtu (6/2/2021), di beberapa titik ketinggiannya bahkan mencapai leher orang dewasa.

Sebagaimana diunggah Polda Jawa Tengah lewat akun Twitter resmi mereka @poldajateng_, luapan air akibat banjir masih tinggi.

“Untuk Warga Kota Semarang dan sekitarnya agar waspada ya, beberapa titik ada genangan air. Saat ini masih terjadi hujan. Tetap utamakan keselamatan #JatengDiRumahSaja,” cuit @poldajateng_.

Postingan tersebut juga menyisipkan video seorang anggota Polda yang tubuhnya terendam air hingga leher.

Cuitan Polda Jateng tersebut mendapat respon dari para netizen yang terkenal kritis, sebab mereka menilai ada yang salah dengan kata-kata yang dipilih admin @poldajateng_ tersebut.

Salah satu warganet dengan akun @UyokBack menyindir beda kata ‘banjir’ dan ‘genangan’.

“Jadi begini… Banjir: 20-30 cm. Genangan: 1.5 M (seleher orang dewasa),” sindirnya.

Komentar tersebut disampaikan @UyokBack dengan membandingkan cuitan yang disampaikan @TMCPoldaMetro beberapa waktu lalu.

“16.25 #Banjir 20-30 cm di Komp. Loka Permai Jl. Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, agar hati-hati bila sedang melintas,” tulis @TMCPoldaMetro pada April 2020 silam.

“Definisi genangan dan banjir yg benar Thumbs up, mohon kepada KBBI agar segera memperbaiki kosakata nya. Ini perintah Polda!!” sindir @LisaKnows3.

Sementara netizen lainnya malah membuat satir bahwa yang harus disalahkan dari kejadian banjir di Semarang adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“ANIES HARUS DIPECAT SKRG JG GW NGAK MAU TAU. ANIES INI LAH YAAA KEMARIN KALIMANTAN DIBIKINNYA BANJIR SKRG SEMARANG,” tulis @Uzumaki97601499.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: