Sabtu , Juni 19 2021

Syamsuar Usulkan Pembangunan Food Estate di Riau

Gubernur Riau Syamsuar saat berdialog dengan Menteri Pertania Syarul Yasin Limpo. (Foto: MCR)

Jakarta (Riaunews.com) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan bahwa telah menyampaikan usulan-usulan kepada Menteri Pertanian dalam rangka pembangunan Food Estate di Provinsi Riau.

“Kami telah mengajukan permohonan kepada beliau di mana kami telah menyiapkan lahan seluas 30000 hektar lebih dengan harapan kiranya juga di Riau bisa dibangun Food Estate,” kata Syamsuar di Kantor Kementan RI Jakarta, Kamis (4/3/2021), dilansir Media Center Riau.

“Alhamdulillah Menteri Pertanian sangat senang sekali dan menyambut baik atas usulan yang telah disampaikan bahkan Menteri Pertanian menugaskan Dirjen dan kepala Litbang dalam rangka untuk mendukung program yang telah kita usulkan ini, apalagi saat ini provinsi Riau juga butuh peningkatan produksi padi di Riau,” tambahnya.

Dijelaskannya, Menteri Pertanian minta kepada Dirjen dan Litbang agar segera ditindaklanjuti dan nantinya dari Pemprov Riau juga akan langsung berkomunikasi dengan pejabat-pejabat yang telah ditunjukkan agar food estate dapat direalisasikan dalam waktu yang tidak begitu lama.

Nantinya Pemprov Riau akan mempersiapkan lokasi kemudian nanti mempersiapkan petaninya sekaligus diharapkan nanti dari staf Kementerian turun ke lapangan untuk melakukan survei sehingga nanti dapat dipastikan dari luas yang mengusulkan ini kiranya nanti berapa yang bisa dibangun food estate.

“Adapun komoditas ini memang termasuk komoditas padi jagung dan terintegrasi juga dengan beberapa jenis tanaman perkebunan gitu multikultura jadi artinya arahan Pak menjadi juga begitu tadi tidak hanya padi tapi juga dimungkinkan adanya tanam tanaman lain yang bisa dikembangkan situ yang intinya adalah tentunya punya nilai ekonomi yang tinggi,” ucapnya.

Untuk lahan seluas 30.000 hektar tersebut belum dikerjakan sama sekali dan nantinya Menteri pertanian akan menugaskan staf untuk meninjau ke lapangan sehingga nanti ditetapkan lokasinya yang mana dulu dikerjakan dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan.

“Termasuk untuk meningkatkan kesejahteraan petani, ketahanan pangan di Riau dan nasional,” terangnya.

Ia juga menyampaikan untuk kemajuan di Riau sampai saat ini mengalami peningkat mulai dari tahun 2019, 2020 yang mana peningkatan lahan dari 5.000 hektar menjadi 7.500 hektar.

“Untuk itu kami juga berharap dukungan tersebut berupa bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang tentunya dibutuhkan boleh petani kita,” pungkasnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: