Selasa , Juni 22 2021

Syarwan Hamid Berhasil Atasi GAM Semasa Bertugas di Aceh

Syarwan Hamid
Mantan Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid.

Jakarta (Riaunews.com) – Mantan Menteri Dalam Negeri Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid meninggal dunia pada hari ini, Kamis (25/3/2021) dini hari.

Informasi meninggalnya Syarwan Hamid juga telah dibenarkan Kemendagri.

Syarwan Hamid lahir di Dusun Pusaka, Siak, 10 November 1943. Pada tahun 1997, Syarwan Hamid menjadi Wakil Ketua DPR/MPR mewakili ABRI. Di masa pemerintahan presiden BJ Habibie, dia kemudian diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri Kabinet Reformasi Pembangunan periode 1998-1999.

Di bidang militer, dia lulus dari Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1966, ia menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando ABRI dan Lemhanas. Syarwan Hamid pernah menjadi Kasrem 063/SGJ tahun 1985.

Kemudian menjabat Kapendam III/Siliwangi tahun 1986, Pardor Sarli Dispenad pada 1988 dan Asisten Teritorial Kodam Jaya, 1989. Setelah itu dirinya bertugas menjadi Danrem 011/Lilawangsa Aceh pada Tahun 1990.

Saat menjabat Danrem Lilawangsa, Lhokseumawe, Aceh Hamid berhasil mengatasi pemberontakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terhadap Indonesia. Atas jasanya Syarwan Hamid diangkat menjadi Kadispenad pada Tahun 1992 dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Berselang setahun kemudian, dirinya diangkat menjadi Kapuspen TNI tahun, lalu Assospol Kassospol ABRI tahun 1995, dan pada akhirnya menjabat Kassospol ABRI dengan pangkat Letnan Jenderal pada tahun 1996.

Berikut Riwayat Jabatan yang pernah disandang Syarwan Hamid:

  • Danyonif 320/Badak Putih (1980–1981)
  • Kasrem 063/Sunan Gunung Jati (1985–1986)
  • Kapendam III/Siliwangi (1986–1988)
  • Pardor Sarli Dispenad (1988–1989)
  • Aster Kasdam Jaya (1989–1990)
  • Danrem 011/Lilawangsa (1990–1992)
  • Kadispenad (1992–1993)
  • Kapuspen ABRI (1993–1995)
  • Assospol Kassospol ABRI (1995–1996)
  • Kassospol ABRI (1996–1997)
  • Wakil Ketua DPR/MPR RI (1997–1998)
  • Menteri Dalam Negeri (1998–1999)
 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: