Selasa , Mei 18 2021

Andi Arief Seolah Tak Percaya Jokowi Minta Myanmar Lepaskan Tahanan Politik

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo.

Jakarta (Riaunews.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah pernyataan dalam ASEAN Leaders Meeting di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Sabtu (24/4/2021). Salah satu poin yang disampaikannya ialah meminta para tahanan politik Myanmar segera dilepaskan.

Poin tersebut disampaikan Jokowi dihadapan Panglima Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing yang juga hadir dalam pertemuan tersebut. Untuk menghentikan kekerasan terhadap sipil yang terus terjadi pasca kudeta militer, Jokowi meminta adanya dialog secara inklusif.

“Proses dialog yang inklusif harus dimulai, tahanan politik harus segera dilepaskan,” kata Jokowi yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (24/4/2021).

Namun pernyataan Jokowi tersebut dianggap antithesis oleh warganet.

“Iya ini sungguh antithesis. Istilahnya, gajah dipelupuk mata tidak terlihat, semut disebrang lautan terlihat,” cuit pemilik akun Twitter @indragunawanha4.

Komentarnya tersebut tak lepas dari kenyataan bahwa rezim Jokowi terkenal ‘rajin’ mempidanakan pihak-pihak yang dianggap berseberangan dengan pemerintah.

Sebut saja Habib Rizieq Shihab, sebagai satu-satunya pihak yang dipidanakan karena melanggar protokol kesehatan dengan membuat kerumunan. Sementara Jokowi sendiri juga beberapa kali ‘sukses’ membuat orang-orang berkerumun karena kehadiran dirinya di daerah.

Warganet juga meminta para aktivis KAMI Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan dibebaskan.

“Bebaskan IBHRS, bebaskan Syahganda Nainggolan…,” sebut @FYugoPrabowo28.

Warganet lainnya menyindir sebaiknya perwakilan Myanmar cukup membawa cermin untuk menjawab pernyataan Jokowi tersebut.

“Saya pikir myanmar juga sdh paham kok,jokowi kalau bicara suka sebaliknya,” kata @kenzo78418261.

“Harusnya pemimpin Myanmar yg ngomong gitu ke jkw,” tulis @syahputrazz.

Komentar-komentar warganet dipantau Riaunews.com tersebut merupakan balasan dari cuitan politikus Partai Demokrat Andi Arief.

Andi Arief berkomentar singkat seolah tak percaya Jokowi minta Myanmar bebaskan tahanan politik.

“Bebaskan tapol?” singkatnya melalui akun Twitter @Andiarief__ yang diposting pada Sabtu (24/4/2021) malam.***

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: