Rabu , Juli 28 2021

Berhasil Pertahankan Desertasi, Habib Rizieq Resmi Bergelar Ph.D


Jakarta (Riaunews.com) – Pada Kamis (15/4/2021), tesis S3 Habib Rizieq Shihab dengan judul “Distinguishing Between Origis and Branches in Belief, Islamic Law, and Ethics Among The Ahl Al-Sunnah Wa Al-Jama’ah”, yang membedah 73 aliran dalam Islam telah selesai diuji pada pukul 15.00 waktu Malaysia.

Habib Rizieq telah lulus dari ujian dan kini resmi meraih gelar Ph.D, melengkapi gelar akademik beliau sebelumnya di program Sarjana Strata 1 dan 2.

“Alhamdulillah, IB HRS kini telah resmi memiliki gelar PhD”, ujar Habib Ali Alatas salah satu pengacara Habib Rizieq, Kamis (15/4/2021) pukul 17.24 WIB.

Meski terkurung di rumah tahanan Bareskrim Polri, Habib Rizieq terus berusaha menyelesaikan studi S3 di Universitas Sains Islam Malaysia itu. Dan alhamdulillah, gelar keilmuan Habib Rizieq kini telah lengkap mulai dari S1, S2 dan S3.

Sebagai informasi, di Indonesia sebutan untuk karya tulis di program S3 (Doktoral) adalah Disertasi, sementara di Malaysia adalah Tesis.

Supervisor sidang pengujian ini adalah Profesor. Madya. Dr Kamaluddin Nurdin Maruuni, dan co supervisor adalah Dr Ahmad Kamel Malik.

Sebelumnya, Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan, selama dua bulan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri Habib Rizieq tetap menjalankan aktivitas seperti berdakwah di rutan mengajari narapidana (napi) lain mengaji, dan menyelesaikan disertasinya (S3).

“Kegiatan membaca, menyelesaikan disertasi, dan berdiskusi agama serta berdakwah. Mengajari para tahanan yang belum bisa ngaji dan salat agar bisa shalat dan mengaji. Yang sudah bisa jadi tambah baik,” tutur Aziz.

Sebagaimana diketahui Habib Rizieq menyelesaikan studi S-1 nya di King Saud University dan S-2 di University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia.

Tesis S2 Habib Rizieq saat itu membahas “Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariah Islam di Indonesia”, lulus dengah hasil Cumlaude / Mumtaz (Sangat memuaskan).***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: