Selasa , Juni 22 2021

Gempa Bikin Wisatawan di Bali Panik


Denpasar (Riaunews.com) – Gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang mengguncang selatan Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4/2021), juga terasa hingga Bali. Para wisatawan yang tengah berlibur panik dan buru-buru keluar dari vila saat gempa mengguncang.

Salah satunya Amarul (25) yang tengah berlibur di pulau dewata dan menghabiskan akhir pekannya di sebuah vila, daerah Seminyak, Kabupaten Badung. Ia menuturkan gempa terasa sekitar 15 detik.

“Awalnya lagi nonton Netflix, terus merasa goyang, kirain kaki temannya yang goyang, ternyata gempa. Sempat cek-cek kabel wifi yang menjuntai, ternyata goyang. Langsung lari ke luar,” kata Amarul kepada CNNIndonesia.com.

Setelahnya, ia mengaku sempat bertahan di luar vila untuk beberapa saat. Ia ingin memastikan situasi benar-benar aman sebelum akhirnya kembali lagi ke dalam vila.

“Soalnya saya orang Aceh, pernah mengalami tsunami dulu, jadi agak parno sama gempa. Baru setelah itu masuk lagi ke kamar,” ujarnya.

Gempa bumi yang berpusat 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang ini terasa di 17 kabupaten/kota Jawa Timur. Getaran gempa juga terasa hingga Yogyakarta dan Bali.

Gempa ini turut menimbulkan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia tertimpa bongkahan batu di Jalur Lumajang-Malang. Sementara beberapa bangunan maupun rumah warga rusak.

Seperti atap RSUD Kota Blitar yang ambrol imbas gempa tersebut. Tak ada pasien yang tertimpa atap tersebut. Kemudian patung gorila setinggi 7 meter di Batu Secret Zoo Jatim Park (JTP) 2 ambruk akibat gempa tersebut.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: