Sabtu , Juli 31 2021

Kantor FPI Ditinggalkan Sejak Akhir 2020, Aziz Yanuar: Aneh, Penggeledahan Tidak Disaksikan Oleh yang Punya

Menurut Aziz Yanuar, polisi melakukan penggeledahan kantor bekas markas FPI tanpa disaksikan oleh yang punya tempat.

Jakarta (Riaunews.com) – Penggeledahan bekas kantor Sekretariat FPI di Petamburan, Jakarta oleh pihak kepolisian terkait penangkapan Munarman dinilai aneh.

“Lucu juga, karena tidak ada yang menyaksikan dari yang punya kantor,” kata pengacara Munarman, Aziz Yanuar diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (27/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Aziz juga dimintai pendapat terkait sejumlah temuan dalam penggeledahan yang dilakukan aparat.

Diketahui, sejumlah barang ditemukan dari penggeledahan itu, seperti beberapa buku, atribut FPI, hingga sejumlah kaleng berisi bubuk putih mencurigakan.

Penemuan serbuk putih ini bahkan membuat polisi mendatangkan tim Gegana ke lokasi. Diperiksa sekilas, serbuk putih itu disebut mengandung nitrat yang tinggi, meski masih perlu pemeriksaan di laboratorium.

Aziz Yanuar mengaku tidak tahu menahu terkait penemuan tersebut. Ia menegaskan, Sekretariat FPI itu sudah tidak pernah didatangi lagi sejak bulan Desember, atau sejak pembubaran FPI oleh pemerintah.

“Tidak tahu, kita sudah lama tidak didatangi, sejak Desember 2020,” singkatnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: