Senin , Juni 21 2021

Prediksi Said Didu Tepat, Waskita Karya Akhirnya Kedodoran Ikut Proyek Tol


Jakarta (Riaunews.com) – Analisa dan prediksi Muhammad Said Didu pada 2019 silam bahwa PT Waskita Karya (Persero) akan kesulitan karena ditugaskan ikut membangun jalan tol, akhirnya terbukti.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini mencuitkan hal tersebut melalui akun medsos Twitternya @msaid_didu, terkait laporan keuangan perusahaan plat merah bidang karya yang mencatatkan kerugian bersih Rp7,37 trilyun pada 2020.

“Seperti analisis saya pada thn 2019 bhw BUMN yg ditugaskan bangun jalan Tol Waskita Karya akan “bangkrut” 2021 krn saatnya bayar utang smtr Tol yg dibangun merugi. Akhirnya Waskita Karya akan kesulitan thn ini krn rugi thn 2020 sangat besar Rp 7,37 trilyun. Siapa tanggung jawab?” cuitnya yang dipantau Riaunews.com, Jumat (2/4/2021).

Diwartakan Bisnis.com pada Kamis (1/4/2021), Emiten BUMN kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) mencatatkan penurunan kinerja signifikan pada 2020 akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan laporan perseroan, emiten dengan kode saham WSKT ini membukukan pendapatan senilai Rp16,19 triliun di sepanjang 2020.
Realisasi itu anjlok 48,37 persen dibandingkan pendapatan usaha pada 2019 senilai Rp31,38 triliun akibat operasional bisnis perseroan terkena dampak pandemi Covid-19.

Beban pokok pendapatan pada 2020 mencapai Rp18,17 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp25,78 triliun pada 2019.

WSKT pun membukukan rugi bruto Rp1,97 triliun, berbalik dari laba bruto sebelumnya Rp5,6 triliun.

Waskita pun mencatatkan rugi bersih Rp7,38 triliun pada 2020. Nilai itu berbalik dari laba bersih senilai Rp938,14 miliar pada 2019.
Rugi per saham mencapai Rp543,58 dibandingkan sebelumnya laba per saham Rp69,11.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: