Wujudkan Generasi Emas Pada Masa Pandemi, Prodi PBSI Unri Gelar Praktikum Sastra ke-29

Praktikum Sastra ke-29 se-Indonesia kembali digelar Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Riau. (Foto: istimewa)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Riau (Unri) kembali menggelar Praktikum Sastra ke-29 se-Indonesia.

Acara tahunan ini sempat ditiadakan pada 2020 silam karena adanya pandemi yang melanda Indonesia, termasuk Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau, yang mengharuskan masyarakat untuk berjaga jarak dan tetap berada di rumah (isolasi).

Sutrisno Agi selaku ketua pelaksana, mengatakan pada tahun ini Praktikum Sastra dilaksanakan dengan tema “Mewujudkan Generasi Emas Indonesia Pada Masa Pandemi melalui Sastra dan Budaya”, dengan sistem semi daring dan tetap menaati protokol kesehatan.

“Praktikum sastra ke 29 se-Indonesia kali ini didasari dengan keadaan sekarang yang mengharuskan kita melaksanakan dan berkarya di masa pandemi seperti ini,” ucapnya kepada Riaunews.com melalui siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (8/4/2021).

Disebutkan, tentu dari sebagai panitia pihaknya mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, menjadi jembatan untuk generasi generasi sekarang tetap semangat berkarya dan berprestasi.

Antusiasme peserta pada tahun 2021 ini terlihat pada jumlah peserta Praktikum Sastra yang mencapai 435 orang.

“Meskipun sempat ditiadakan pada tahun lalu dan kembali dilaksanakan saat ini, Praktikum Sastra hadir dengan kemeriahan yang sama meskipun dengan versi yang berbeda,” lanjut Sutrisno.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Dekan III FKIP Universitas Riau Dr. Hermandra, MA.

Dalam sambutannya, Hermandra menyebut jika dilakukan secara luring maka pesertanya akan lebih banyak.

“Tetapi saya yakin tahun depan jika kita memakai teknik luring dan daring pesertanya jauh lebih banyak agar tingkatan acara kita selalui ke tingkat nasional,” kata Hermandra.

Dijelaskan sang Dekan, untuk mempertahankan akreditas prodi bukan hanya dari SDM dosennya saja tetapi juga dari SDM mahasiswa, maka dirinya menantang para mahasiswa untuk menunjukan kontribusi kepada Prodi di level nasional.

“Saya hanya berpesan kepada seluruh mahasiswa PBSI berikanlah layanan yang terbaik kepada seluruh peserta yang mengikuti Praktikum Sastra ini, jika terdapat kritikan tolong dicatat dan diperbaiki untuk Praktikum Sastra selanjutnya,” tambah Hermandra.

Sementara untuk acara webinar dibawakan oleh Agidia Karina selaku Duta Pendidikan III FKIP Universitas Riau dan Sri Widowati selaku Duta Puteri Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Adapun para pemateri yang dihadirkan adalah Dr. Syarial, M.Pd selaku dosen Program Studi PBSI yang membawakan materi tentang Kreativitas Bersastra di Era Digital.

Kemudian pemateri Dr. Mangatur Sinaga, M.Hum. selaku dosen Prodi PBSI yang menyampaikan materi tentang Pemertahanan Bahasa Indonesia, dan pemateri terakhir ialah Indah Nurbaeti selaku Digital Creator dan Founder @temanbacaindonesia, dengan materi tentang Membumikan Literasi di Media Sosial.

Tak hanya itu, panitia Webinar Praktikum Sastra juga memberikan doorprize kepada para penanya terbaik yang dipilih oleh setiap pemateri.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: