Selasa , September 21 2021

Dasar Warganet, Jokowi Disindir Tak Lulus Wawasan Kebangsaan Karena Sebut Provinsi Padang

Presiden Joko Widodo saat meninjau progres pengerjaan tol Pekanbaru-Bangkinang yang merupakan bagian dari ruas tol Pekanbaru-Padang.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pidato Jokowi kembali menjadi sorotan, kali ini adanya salah penyebutan kembali seperti sebelumnya saat menjelang lebaran. Kali ini Jokowi dalam pidatonya menyebut Provinsi Padang, yang langsung disebut aktivis Prodem sebagai bukti tak lulus Wawasan Kebangsaan.

Tes Wawasan Kebangsaan yang dimaksud anggota Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Nicho Silalahi ini, merupakan yang tengah menjadi perhatian dari anggota KPK yang tak lolos TWK. Hal tersebut langsung dikaitkan Nicho dengan kemampuan Jokowi yang tidak lulus TWK.

Menurut Nicho dalam pidato yang dibacakan Jokowi tersebut ada kata Provinsi Padang yang kemudian menjadi perhatian dan ramai. Dengan demikian dinilai jika wawasan kebangsaan Jokowi dipertanyakan.

“Wah ga lolos Test Wawasan Kebangsaan ini. Sejak kapan ada Provinsi Padang pak @jokowi ?,” Tulis Nicho Silalahi melalui akun twitter @nicho_silalahi Rabu (19/5/2021).

Sementara Warganet yang lain tak ketinggalan memberikan komentarnya atas kesalahan ucap Presiden Jokowi mengenai Provinsi Padang ini.

“Wawasan Kebangsaannya lulus gak klo begini ??? Provinsi Riau Provinsi Padang,” cuit @NenkMonica.

“tdk lolos Tes Wawasan Kebangsaan, jabatannya harus dianulir, nyebut Provinsi Riau saja loadinge _sauwiiii_ eh mekso salah pas Provinsi Padang,” sindir @iyang12345678.

“Gempar!, Jokowi sebut Provinsi Padang, Netizen Sarankan MPR agar Jokowi Mengikuti Test Wawasan Kebangsaan dibawah Bimbingan BNPT,” tulis @abu_waras.

Salah ucap Provinsi Padang Presiden Jokowi ini terlontar saat Jokowi meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang, Kota Pekanbaru Riau pada Rabu (19/5/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi menyebutkan bahwa tol Pekanbaru-Bangkinang ini berada di sirip, yang nantinya pembangunan diteruskan ke Padang, Sumatera Barat.

Jokowi berharap dengan terbukanya ruas-ruas jalan tol tersebut, mobilitas barang orang dipercepat dan memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara lain.

Namun, ia justru salah menyebutkan Padang sebagai provinsi, bukan kota.

“Produk-produk yang ada baik Provinsi Riau dan Provinsi Padang (Sumbar) nantinya akan memiliki daya saing yang baik,” ungkap Jokowi seperti yang ditayangkan dari YouTube Sekretariat Presiden.

Sontak saja video Presiden Jokowi salah ucap Provinsi Padang ini viral di media sosial. Bahkan tagar Provinsi Padang dan Presiden Jokowi menjadi trending di Twitter.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: