Sabtu , Mei 8 2021

Dua Bocah yang Tenggelam di Objek Wisata Pulau Cinta Ditemukan Tak Bernyawa

Upaya pencarian dua boca yang tenggelam di Sungai Kampar, tepatnya di objek wisata Pulau Cinta Teluk Jering, membuahkan hasil. Namun kedua korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Kampar (Riaunews.com) – Pencarian terhadap dua bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di Sungai Kampar, Wisata Pulau Cinta, Teluk Jering, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, membuahkan hasil.

Korban yang bernama Gebi (8) dan Defin (7) berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Selasa (4/5/2021) dini hari, sayangnya sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, mengatakan bahwa tim menemukan korban pada Selasa (4/5/2021) dini hari. Korban pertama ditemukan adalah Gebi.

“Bocah perempuan itu ditemukan sekitar pukul 00.45 WIB oleh tim SAR gabungan pada koordinat 0 23 9 N – 101 24 50 E. Jarak 36 meter dari lokasi kejadian,” ujar Ishak.

Selanjutnya, tim melakukan pencarian terhadap Defin. Bocah laki-laki itu ditemukan pada pukul 02.13 WIB pada koordinat 0°23’25.97″N – 101°25’54.95″E, “Jaraknya 5,29 Km dari Lokasi kejadian,” kata Ishak.

Kedua jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru, Jalan Kartini. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan.

Ishak mengatakan, pencarian melibatkan semua Basarnas Pekanbaru, Bhabinkamtibmas Tambang, Tagana Kampar, dan masyarakat setempat. “Dengan ditemukannya korban, tugas tim SAR gabungan telah selesai,” kata Ishak.

Diberitakan sebelumnya, dua kakak-beradik tersebut diketahui tenggelam pada Ahad (2/5/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Ketika itu, korban sedang mandi di sungai, dan hilang terbawa arus.

Kejadian itu dilihat keluarga korban. Pihak keluarga, dibantu Bhabinkamtibmas dan masyatakat sempat melakukan pencarian tapi korban tidak ditemukan.

Bhabinkamtibmas lalu melaporkan peristiwa itu ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru. Tim Kansar Rescue diturunkan ke lokasi kejadian untuk menemukan korban.***

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: