Rabu , Juli 28 2021

Iron Dome Israel Gagal Bendung Gempuran Roket Hamas, 2 Orang Tewas

Iron dome Israel saat berupaya mencegat roket-roket yang diluncurkan Hamas. (Foto: AFP via detik)

Tel Aviv (Riaunews.com) – Militan Palestina, Hamas, menembakkan lebih dari 200 roket ke Israel sebagai serangan balasan atas gempuran udara negara itu. Dari ratusan roket yang dibombardir ke Israel itu, beberapa di antaranya berhasil menembus Iron Dome.

Sebagai informasi, Iron Dome merupakan sistem pertahanan udara Israel. Iron Dome dikembangkan oleh perusahaan Israel, Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries, dengan dukungan finansial dan teknis dari Amerika Serikat.

Dilansir dari AFP dan The Washington Post, Rabu (12/5/2021), sirine serangan udara terdengar di seluruh Tel Aviv, saat ratusan roket terus menghujani Israel. Juru bicara Israel, Jonathan Conricus mengatakan, lebih dari 90 persen roket yang dibombardir Hamas berhasil dicegat oleh Iron Dome.

“Itu menakutkan. Terdengar beberapa tembakan keras, atau ledakan, di atas kepala kami,” kata Haim Roy Ben Shlomo, 38, warga Ramat Gan, Tel Aviv.

Pasa Selasa (11/5) waktu setempat, militer Israel kembali mengklaim bahwa 90 persen roket yang mencapai wilayah udara Israel dihancurkan oleh Iron Dome. Pejabat militer Israel itu, mengatakan sekitar 500 rudal telah ditembakkan dari Gaza sejak awal konflik.

Meski mayoritas berhasil ditangkal, namun 10 persen roket yang ditembakkan Hamas berhasil menembus Iron Dome. Sebuah pipa milik perusahaan energi Israel pun terkena serangan udara Hamas tersebut akibat Iron Dome gagal mencegat.

Video yang disiarkan oleh Channel 12 menunjukkan kobaran api yang membumbung dari tempat yang tampak seperti tong bahan bakar besar di dekat kota Ashkelon di Mediterania Israel, selatan Tel Aviv.

Selain itu, Juru bicara polisi Israel Mickey Rosenfeld mengatakan bahwa sebuah bus kosong di Holon, selatan Tel Aviv, juga terkena serangan udara Hamas. Sebuah roket juga jatuh di Rishon Letzion di Israel tengah.

Dua perempuan Israel dilaporkan tewas akibat roket yang ditembakkan dari Gaza itu. Pusat medis Barzilai setempat mengatakan sedang merawat 70 orang yang terluka.

Seperti diketahui, serangan udara Hamas ini dipicu aksi kekerasan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur. Hamas mengultimatum Israel untuk mundur dari kompleks tersebut yang kemudian dibalas dengan serangan roket Israel.

Serangan udara pun kemudian semakin memanas. Imbasnya, 35 warga Palestina, 10 di antaranya anak-anak, dilaporkan tewas.***

Sumber: Detik

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: