Sabtu , Juli 31 2021

Komandan KKB Lekagak Pelaku Penembak Bharada Komang Berhasil Ditembak Mati

Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Teroris Lekagak Telenggen, Lesmin Waker, ditembak mati KKSB.

Jayapura (Riaunews.com) – Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Teroris Lekagak Telenggen berhasil ditembak mati, setelah pemburuan pasukan Pinang Sirih TNI dan Pasukan Polri di wilayah Wuloni.

“Lesmin Waker adalah salah satu pelaku penembak almarhum Bharada Komang, anggota Ops Nemangkawi,” kata Kasatgas Humas Ops Nemangkawi, Kombes Iqbal AlQudussy dalam keterangannya, Kamis (13/5/2021).

Keberhasilan ini diawali dengan kontak tembak pada Rabu pukul 07.25 WIT antara KKSB di Kampung Wuloni pimpinan Lerimayu Telenggen dengan pasukan Nanggala, YR 500 & Pinang sirih (Cakra).

Kata Iqbal, lokasi baku tembak Kelompok Teroris Lekagak dan pasukan Pinang Sirih TNI berada disekitar kampung Wuloni, yang diduga sebagai salahsatu tempat persembunyian kelompok teroris Lekagak Talenggeng.

“Dalam kontak tembak tersebut dua KKB tewas, satu orang telah dievakuasi dan satu orang belum dapat dievakuasi,” kata Iqbal.

Setelah kontak tembak, tim menyisir lokasi batang bukti di lokasi kontak tembak. Temuan tersebut hasil penyisiran Tim Pinang Sirih (TNI) bekerjasama dengan personil Polres Puncak. Di bawah IPTU BUDI BASRAH, SE beserta 11 anggota dan didampingi oleh kanit Ilaga IPDA FIRMAN, pada hari Rabu (12/5/2021).

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pasukan TNI Polri, berada dalam sebuah Honai yang dimiliki Lesmin Waker, antara lain: 1 Unit Helm Militer, Dokumen, Berbagai Senjata Tajam, Panah, HP.

Selain barang tersebut diatas Pasukan TNI Polri, sehari sebelumnya Rabu 12/5/2021, telah melakukan penindakan di kampung Tagalowa dengan gangguan penembakan dan berhasil dihalau, dengan barang bukti yang berhasil diamankan dengan menguasai camp tagalowa, antara lain mendapat barang bukti 3 Buah bendera bintang kejora, 1 buku cetak menuju Papua baru oleh Dr. Benny Giay, 4 Buah Kapak, 3 Linggis, 4 Parang, 1 Palu, 46 anak panah dan 1 busur.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombespol Iqbal AlQudussy melalui keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pengejaran akan terus dilakukan oleh personel TNI Polri setelah penguasaan camp Wuloni.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: