Minggu , Oktober 17 2021

Kondisi ini Bisa Bikin Liverpool Gagal ke Liga Champions

Liverpool
Liverpool.

Liverpool (Riaunews.com) – Besok, Ahad (23/5/2021) pukul 22.00 WIB, Liga Premier Inggris akan menggelar laga pamungkas musim 2020-2021 secara serentak.

Perebutan zona Liga Champions akan menjadi laga terpanas di pertandingan terakhir ini, di mana Liverpool akan bersaing dengan dua tim lainnya, yakni Leicester City dan Chelsea untuk mengamankan dua tiket tersisa ke kompetisi paling elit Eropa musim depan.

Saat ini The Reds jadi tim favorit finis di empat besar Liga Premier Inggris. Namun, ada dua kendala yang bisa bikin mimpi mereka buyar.

Duel Chelsea vs Leicester City yang berakhir 2-1 untuk kemenangan The Blues pekan lalu membuat persaingan makin menarik. Leicester harus merelakan posisi keempat dihuni Liverpoool yang sukses menggasak Burnley 3-0.

Chelsea kini menghuni peringkat ketiga dengan koleksi 67 poin, sementara Liverpool berhak menempati posisi keempat karena unggul selisih gol atas Leicester yang mengemas nilai sama, yakni 66 poin.

Di atas kertas, Liverpool jadi tim yang paling favorit mengamankan tiket ke Liga Champions. Namun, situasi bisa berubah jika Mohamed Salah dkk menuai hasil negatif di laga pamungkas.

Di atas kertas, Liverpool memang tampak sukar dikalahkan Crystal Palace yang kini menghuni peringkat ke-14. Apalagi mereka akan tampil di Anfield dengan dukungan suporter.

Namun, Palace tentu bisa jadi batu sandungan bagi Liverpool di laga pamungkas. Terlebih mereka memiliki Christian Benteke yang bisa diandalkan menjebol gawang lawan.

Benteke yang masuk skuad timnas Belgia di Piala Eropa 2020, bisa jadi momok bagi barisan pertahanan Liverpool yang belum benar-benar solid tanpa Virgil van Dijk.

Liverpool bisa lengser dari posisi keempat jika kalah dari Palace, sementara Leicester menang atas Tottenham Hotspur.

Skuat asuhan Jurgen Klopp musim ini sering kali membuang peluang meraih kemenangan saat melawan tim semenjana. Rapuhnya lini belakang jadi celah bagi tim lawan untuk mencetak gol di menit-menit akhir.

Hal ini terjadi ketika Liverpool dipaksa bermain imbang melawan Leeds United dan Newcastle United pada April lalu. Mohamed Salah dkk sempat unggul lebih dulu namun harus puas bermain imbang.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: