Minggu , Oktober 17 2021

Lapisan Mesin Batik Air Robek Usai Tabrak Garbarata Bandara Ngurah Rai

Pesawat Batik Air
Pesawat Batik Air saat menabrak garbarata di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai)

Denpasar (Riaunews.com) – Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6506 menabrak garbarata di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (22/5/2021) kemarin.

Kejadian itu telah membuat mesin pesawat Batik Air robek.

“Tepatnya mesin sebelah kiri, tapi lapisan mesin bagian atasnya saja yang robek, tidak sampai mesin bagian dalam,” kata Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura (AP) I Taufan Yudhistira saat ditemui di kantornya, Ahad (23/5/2021).

Taufan menuturkan, saat insiden itu, mesin pesawat masih dalam kondisi hidup dan belum dimatikan.

Usai mengalami tabrakan, pilot pun akhirnya mematikan mesin. “Jadi mesin itu dimatikan, bukan mati karena menabrak garbarata itu,” tuturnya.

Kronologi kejadian

Taufan menceritakan, pesawat Batik Air dengan ID 6506 rute Cengkareng-Denpasar tersebut awalnya mendarat pukul 09.22 Wita di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Saat itu, semua pihak sudah siap untuk menyambut kedatangan pesawat.

“Semua sudah stand by. Garbarata, marshalling sudah stand by. Pesawat pun sebenarnya sudah berhenti, cuma tiba-tiba pesawat tersebut maju sehingga menabrak garbarata,” ujarnya.

Ia belum mengetahui apakah pesawat mengalami rem blong, sehingga pesawat bisa berjalan ke depan sekitar 6 meter meski sudah sempat diberhentikan.

Pihaknya masih menunggu hasil investigasi yang sedang berlangsung.

“Saat ini masih investigasi, jadi kita belum bisa memberikan informasi terkait karena apa kemudian tindak lanjutnya seperti apa karena memang dari tim regulator dan investigator belum mengeluarkan pernyataan,” tuturnya.***

Sumber: Kompas

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: