Sabtu , September 18 2021

Kerap Bikin Heboh, Jokowi Diminta Tegur Moeldoko

Moeldoko dinilai pengamat politik telah melakukan tindakan tidak etis karena merebut posisi Ketua Umum Partai Demokrat melalui KLB yang inkonstitusional. (Foto: Kompas)

Jakarta (Riaunews.com) – Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah meminta Presiden Jokowi harus segera bertindak menertibkan Moeldoko. Pasalnya, ia sudah beberapa kali membuat manuver yang justru menghebohkan publik.

Sebelumnya, Moeldoko telah menghebohkan publik dengan upaya mengkudeta Partai Demokrat dari tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.

“Ini kan pengaruhnya kepada public trust. Menurut saya, Pak Presiden harus mengambil langkah-langkah, apa Pak Moeldoko ditegur atau kalau perlu ya dipindah ke tempat lain,” tutur Trubus, Selasa (29/6/2021).

Sementara itu, peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Jati mendorong Jokowi untuk mengembalikan fungsi KSP sebagaimana mestinya.

Wasisto menyarankan Jokowi memberi teguran kepada Moeldoko atas sejumlah manuver yang berujung kegaduhan publik.

“Semacam teguran lisan tertulis, tidak lagi bermanuver eksternal, berarti internal saja,” kata Wasisto.

Merespons pernyataan-pernyataan itu, Moeldoko membantah bicara Ivermectin sebagai KSP. Dia juga menyampaikan mendistribusikan obat tersebut untuk menolong banyak orang.

“Saya memberi Ivermectin kepada anggota saya di HKTI. Dari awal, saya sudah menyampaikan selaku Ketua HKTI/Panglima Tani. Banyak sekali para yang meminta dan berterima kasih,” ucap Moeldoko lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (29/6).

Sementara itu, CNNIndonesia.com juga telah menghubungi Tenaga Ahli KSP, Ade Irfan Pulungan dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Ali Mochtar Ngabalin untuk meminta tanggapan tentang tudingan manuver Moeldoko tersebut.

Namun, hingga berita ini diturunkan keduanya belum merespons. Pesan singkat dan panggilan telefon CNNIndonesia.com belum direspons.***

Sumber: CNN Indonesia

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: