Sabtu , Juli 31 2021

730 Nakes Semarang Terpapar Covid Usai Divaksin

vaksin covid-19
Tenaga medis diprioritaskan untuk mendapat suntikan vaksin covid-19 oleh pemerintah. (Foto: Berita Satu)

Semarang (Riaunews.com) – Sebanyak 730 tenaga kesehatan di Kota Semarang, Jawa Tengah, tertular infeksi virus corona (Covid-19) meski telah mendapatkan suntikan vaksin. Penularan terjadi selama rentang waktu Februari-Juni 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan, angka tersebut terhitung kecil jika dibandingkan seluruh tenaga kesehatan di Kota Semarang yang berjumlah sekitar 33 ribu orang.

“Nakes yang terpapar ada sekitar 730 orang, itu dari Februari sampai Juni ini. Semua sudah divaksin, kan, karena awal-awal memang vaksin untuk tenaga medis dan kesehatan. Kalau dibandingkan dengan seluruh nakes yang berjumlah 33 ribuan, ya, angka 730 ini kecil, ya, dalam periode 5 bulan,” ungkap Hakam, beberapa waktu lalu.

Penularan tertinggi pada nakes sendiri terjadi pada bulan Juni. Pada bulan ini, kasus Covid-19 di sejumlah daerah mengalami lonjakan tinggi, khususnya pasca-lonjakan yang terjadi di Kudus.

“Kita cukup prihatin juga, karena dari lonjakan di Kudus, memicu pasien rujukan masuk ke Semarang ditambah kasus dalam kota yang naik juga, pastinya membuat banyak nakes kelelahan,” jelas Hakam.

Hakam melanjutkan, satu rumah sakit bisa menerima 50-80 pasien Covid-19 yang baru dan membutuhkan penanganan.

Saat ini, tercatat ada sebanyak 2.300 kasus aktif Covid-19 di Semarang yang sedang menjalani perawatan. Sebanyak 1.700 orang di antaranya merupakan warga Semarang, sementara sisanya berasal dari luar Semarang.

Penerapan PPKM yang dilaksanakan melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) sejak 22 Juni-2 Juli 2021 tak efektif menurunkan angka kasus.

Dengan diberlakukannya PPKM Darurat Jawa-Bali, Hakam berharap penurunan kasus Covid-19 di Semarang menurun signifikan.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: