Senin , Agustus 2 2021

Dinilai Langgar AD/ART, HMI Badko Riau dan Kepri Beri Teguran Keras Heri Kurnia

Sulaimansyah Wakil Sekretaris Umum HMI Badko Riau dan Kepri.

PEKANBARU (RiauNews.com)-Sejak diberikan amanah sebagai Ketum HMI Cabang Pekanbaru, Heri Kurniawan tidak menunjukkan kinerja yang baik bahkan HMI Badko Riau dan Kepulauan Riau menilai Heri telah melanggar AD/ART HMI.

“Oleh karena itu kami mendesak agar saudara Heri segera melaksanakan konsolidasi internal untuk sesegera mungkin melaksanakan konferensi cabang, karena selain dualisme yang menyisakan konflik sesama kader, juga masa jabatan saudara Heri sudah melewati batas waktu yang diatur oleh Konstitusi HMI,” ujar Sulaimansyah Wakil sekretaris umum HMI Badko Riau dan Kepri.

Dikatakan Sulaimansyah status Heri Kurnia yang saat ini sebagai Ketua Umum Cabang Kota Pekanbaru yang juga menjabat sebagai pengurus PB HMI, merupakan pelanggaran terhadap AD/ART HMI yakni tentang rangkap jabatan.

Dari hasil monitor Badko HMI Riau dan Kepri terjadi di HMI Cabang Pekanbaru terjadi persoalan yang segera dituntaskan oleh Heri seperti kepengurusan cabang yang carut marut, konflik akibat dualisme, mekanisme organisasi pada tingkat cabang yang tidak berjalan.

” Kami juga menyayangkan saudara Heri Kurnia yang sering berkomentar dipublik menanggapi isu-isu yang menurut kami tidak relevan dengan mengatasnamakan institusi HMI Cabang. Silahkan saudara Heri mau komentar apa saja, itu hak personal yang bersangkutan tapi jangan libatkan Institusi demi kepentingan-kepentingan pribadi, ” tegas Sulaimansyah.

Dalam waktu dekat ini lanjut Sulaimansyah, HMI Badko Riau dan Kepri akan menggelar rapat terkait persoalan di HMI Cabang Pekanbaru dan hasilnya segera dilaporkan ke PB HMI.

“Kita rapatkan terkait kondisi HMI Cabang Pekanbaru dan pelanggaran rangkap jabatan yang dilakukan saudara Heri, kita juga akan meminta PB HMI membentuk Tim Caretaker agar proses kepemimpinan HMI Cabang Pekanbaru dapat berjalan normal sesuai AD/ART. Perilaku oknum yang selalu mengatasnamakan institusi HMI tidak boleh dibiarkan,”imbuhnya.

Pewarta: Edi Gustien

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: