Minggu , Oktober 17 2021

Mimpi Generasi Emas Belgia Dibuyarkan Italia

Lorenzo Insigne turut cetak gol kemenangan Italia 2-1 atas Belgia.

Munich (Riaunews.com) – Generasi yang digadang-gadang sebagai penyelamat sepakbola Belgia lagi-lagi tak mampu meraih kejayaan setelah disingkirkan Italia di Euro 2020

Italia melangkah ke empat besar Euro 2020 setelah menumbangkan ‘generasi emas’ Belgia dengan skor 2-1 pada babak perempat-final di Allianz Arena, Munich pada hari Sabtu (4/7/2021) dini hari WIB.

Semua gol tercipta di babak pertama melalui kaki Nicolo Barella dan Lorenzo Insigne yang dibalas penalti sukses Romelu Lukaku di menit tambahan paruh pertama.

Di semi-final, Azzurri akan berhadapan dengan Spanyol yang sukses mendepak Swiss lewat adu penalti pada hari Jumat (3/7) kemarin.

Babak Pertama

Gol tercipta pada 13 menit pertama pertandingan namun VAR menilai Leonardo Bonucci telah berada di posisi offside terlebih dahulu dan menganulirnya.

Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah tendangan keras Kevin De Bruyne dari luar kotak penalti merobek jala Italia pada menit ke-23. Tiga menit kemudian Belgia lagi-lagi dihambat Donnarumma, kali ini usaha Lukaku yang berhasil digagalkan kiper 22 tahun itu.

Impresif di belakang, Italia juga menunjukkan tajinya di sisi lain lapangan dengan membuka keunggulan pada menit ke-31. Marco Veratti merebut bola dari kaki Jan Verthongen tepat di luar kotak penalti dan mengirimkan bola kepada Barella yang menari melewati bek Belgia dengan mudah sebelum menyelesaikan bola dengan baik. Pertahanan yang buruk dari Setan Merah.

Federico Chiesa nyaris membuat skor menjadi 2-0 jika tendangan membeloknya bisa tepat sasaran pada menit ke -41.

Insigne yang justru menggandakan keunggulan Italia di menit ke-44. Penyerang Napoli itu memotong ke dalam setelah berlari dari sisi kiri dan melepaskan tembakan kaki kanan membelok yang tak mampu dicegah Thiba

Beruntung Belgia berhasil menutup babak pertama dengan langkah positif setelah Jeremy Doku dijatuhkan oleh Giovanni Di Lorenzo di kotak penalti pada menit ke-45+2. Lukaku yang ditunjuk menjadi algojo tak melakukan kesalahan untuk membuat skor menjadi 2-1.

Babak Kedua

Doku mendapatkan bola setelah Italia menguasainya untuk waktu yang lama pada menit ke-60. Ia langsung menusuk ke depan dan melepaskan terobosan mulus kepada De Bruyne. Playmaker Manchester City itu lalu mengirimkan umpan silang namun penyelesaian Lukaku terlalu lemah dan berhasil diblok Leonardo Spinazzola di muka gawang.

Insigne melakukan gerakan yang serupa dengan golnya di menit ke-69: melepaskan tendangan melengkung dari sisi kiri setelah memotong dari kanan. Sayang kali ini Courtois berhasil menepis bola dengan baik.

Nacer Chadli yang baru saja menggantikan Thomas Meunier langsung memberikan dampak pada menit ke-71. Umpan silangnya dari sisi kiri mengenai kaki bek Italia dan memantul tinggi. Gol bisa saja tercipta jika saja Lukaku melompat cukup tinggi untuk menanduk bola tersebut.

Doku mempertontonkan kelincahannya pada menit ke-84 dengan memotong ke kanan di ujung kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras setelah mengecoh beberapa pemain bertahan Azzurri namun belum tepat sasaran. Tak ada gol tambahan yang terjadi hingga peluit panjang berakhir dan generasi emas Belgia lagi-lagi pulang dengan tangan kosong.

Hasil ini membawa Azzurri menyamai rekor kemenangan beruntun sebanyak lima kali di Piala Eropa dan berkesempatan mempersembahkan trofi besar bagi negaranya.

Susunan Pemain
Belgia (3-4-2-1): Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Axel Witsel, Youri Tielemans, Thorgan Hazard; Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Romelu Lukaku.

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Leonardo Spinazzola; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Federico Chiesa, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile.***

Sumber: Goal

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: