Jumat , Juli 30 2021

PPKM tak kurangi niat jemaah Syifaunnas sebagai peserta kurban

Suasana sebelum proses penyembelihan hewan kurban di masjid Syifaunnas Pekanbaru, Rabu (20/07/2021) – Kredit Foto : Hamzah

 

Pekanbaru (RiauNews.com) – Jemaah Masjid Syifaunnas, Jalan Bhakti Sari RT 04 RW 06 Tangkerang Selatan, Idul Adha 1442 H sembelih sepuluh ekor sapi dan tiga ekor kambing, Rabu (20/07/2021).

Disampaikan Sekretaris Panitia Idul Adha 1442 H Masjid Syifaunnas, Akhir Adriansyah Lubis, niat jemaah menjadi peserta ibadah kurban tahun ini tidak berkurang dari tahun sebelumnya meskipun di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat terkait pandemi Covid-19.

“Jumlah peserta 73 jemaah, sementara Prosedur pelaksanaan saat penyembelihan kita sesuaikan dengan aturan yang dikeluarkan  Kementerian Agama. Petugas yang terlibat terpaksa dikurangi dari tahun- tahun sebelumnya dan wajib menerapkan prosedur kesehatan Covid-19,” ujar Akhir Ardiansyah.

 

Pengecekan tempat pengolahan karkas hewan kurban di Masjid Syifaunnas, Rabu (20/07/2021) – Kredit Foto : Hamzah

 

Menariknya, lanjut Akhir, karena pembatasan jumlah petugas, sejumlah peserta kurban turut ambil bagian dalam penyembelihan hewan kurban mereka masing- masing.

“Bukan itu saja, peserta kurban juga berperan serta dalam pengolahan karkas sebelum dibagikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Diakui Akhir, karena pembatasan jumlah petugas kurban, proses pengolahan karkas yang akan didistribusikan kepada masyarakat di lingkungan RT 04 RW 06 agak sedikit lambat dari biasanya.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.  Meski sedikit lambat namun tidak mengurangi nilai ibadah jemaah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Idul Adha Masjid Syifaunnas, Emilzon, mengatakan setiap kepala keluarga penerima daging kurban mendapatkan 3 kilogram  daging.

“Setiap KK yang terdaftar di RT 04 RW 06 memperoleh tiga kilogram daging kurban. Itu belum termasuk tetelan seperti jeroan dan tulang sup. Jadi masing- masing mendapat dua kantong, satu kantong daging, satu kantong lagi tetelan,” pungkasnya.

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: