Jumat , Juli 30 2021

Sepakat Mengenai Kompesasi, Kapal Kargo yang Blokade Terusan Suez Segera Dilepas Mesir

terusan suez
Kapal superkargo Evergreen milik Ever Given yang sempat kandas sehingga memblokir Terusan Suez, akhirnya dapat melanjutkan pelayaran.

Kairo (Riaunews.com) – Mesir disebut akan melepaskan kapal kargo Ever Given yang disita setelah membuat macet Terusan Suez pada Maret lalu.

Keputusan melepaskan dari penyitaan itu dilakoni setelah pemilik dan perusahaan asuransi yang menjamin kapal Ever Given itu menyepakati sengketa kompensasi dalam penyelesaian formal dengan Otoritas Terusan Suez (SCA).

Dengan demikian, seperti dilansir dari Reuters pada Ahad (4/7/2021), kapal tersebut diperkirakan akan kembali diizinkan berlayar pada 7 Juli mendatang.

Sebagai informasi, SCA telah menyita kapal kargo beserta awaknya setelah berhasil dibebaskan dari Terusan Suez saat melintang menutupi jalur kanal itu pada 29 Maret lalu. Kapal itu sendiri ditahan di sebuah danau, karena Mesir ngotot meminta kompensasi hingga sekitar US$900 juta atau Rp13,16 triliun pada perusahaan pemilik Ever Given, Shoei Kisen Kaisha dari Jepang.

“Persiapan untuk pelepasan kapal akan dilakukan dan acara yang menandai kesepakatan akan diadakan di markas Otoritas di Ismailia pada waktunya,” demikian pernyataan Faz Peermohamed dari Stann Marine, yang mewakili pemilik Shoei Kisen dan perusahaan asuransinya.

SCA menyatakan kontrak penyelesaian sengketa itu akan ditandatangani pada Rabu mendatang, dan mereka akan menyaksikan kapal kargo tersebut kembali melaut.

Direktur SCA Osama Rabie mengatakan salah satu dari kesepakatan itu adalah pihaknya bakal menerima kapal tunda dengan kapasitas tarikan sekitar 75 ton sebagai bagian dari penyelesaian sengketa. Rabie tak memberikan rincian kesepakatan lainnya.

“Kami mempertahankan hak otoritas sepenuhnya, menjaga hubungan kami dengan perusahaan dan juga hubungan politik dengan Jepang,” katanya, Minggu malam.

Sebelumnya, pada akhir Maret lalu, kapal kargo Ever Given telah membuat macet Terusan Suez setelah melintang menutupi kanal yang menghubungkan Pelabuhan Said di Laut Tengah dengan Suez di Laut Merah.

Sehari setelah insiden Ever Given melintang, pada 24 Maret 2021, Ever Given mengerahkan delapan kapal untuk membebaskan kontainer yang tersendat di Terusan Suez sehingga menghalangi lalu lintas jalur perdagangan terbesar di dunia itu

Perusahaan pemilik Ever Given menyatakan kapal Kargo itu masuk ke Terusan Suez pada pagi 23 Maret 2021, dan mengalami masalah ketika berada di sekitar 6 mil laut dari ujung selatan Terusan Suez.

Kapal sepanjang 400 meter dengan berat 224 ribu ton itu akhirnya tersangkut dengan posisi melintang, menutup jalur perdagangan sepanjang 151 kilometer tersebut.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: