Sabtu , September 18 2021

Begini Kronologi Evakuasi WNI dari Afghanistan

Pesawat TNI AU yang digunakan untuk evakuasi WNI dari Afghanistan. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta (Riaunews.com) – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) telah mengevakuasi 26 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 7 Warga Negara Asing (WNA) dari Afghanistan menggunakan pesawat Boeing 737-400.

Mereka yang dievakuasi sudah tiba di Indonesia Sabtu (21/8/2021) dini hari di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma Indan Gilang Buldansyah menceritakan kronologi evakuasi WNI.

Indan mengatakan keberangkatan Satuan Tugas Operasi Evakuasi WNI telah mendapatkan kepastian dari beberapa negara yang memiliki otoritas di bandara terkait. Pemerintah turut melakukan koordinasi dengan KBRI Afghanistan di Kabul sebelum Satuan Tugas diberangkatkan.

“Jadi segala sesuatu sesudah dirancang sedemikian rupa sehingga kegiatan evakuasi ini meminimalisir risiko dan memastikan aman untuk para WNI dan Satgas [Satuan Tugas Operasi Evakuasi WNI]” ujar Indan saat berbincang dengan CNNIndonesia, Sabtu (21/8).

Indan mengaku terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi Satuan Tugas dalam mengevakuasi WNI.

Diantaranya komunikasi dengan pesawat yang baru bisa terjalin dalam jarak yang dekat, sistem instrumen ALS yang tidak akurat, hingga runway light atau cahaya pemandu pendaratan pesawat tidak menyala.

Evakuasi WNI yang seharusnya berlangsung selama 30 menit sampai satu jam, ternyata memakan waktu hingga dua jam. Setelah itu, pesawat baru bisa diterbangkan keluar dari Afghanistan.

Indan menerangkan kondisi Afghanistan kini sudah relatif terkendali. Sehingga Satuan Tugas tidak mengalami kejadian warga negara Afghanistan berebut ingin ikut naik pesawat asing agar bisa keluar dari negaranya.

“Itu situasi di beberapa hari sebelumnya, kalau saya dapat report dari kru kita situasi sudah relatif terkendali sehingga tidak terjadi hal yang seperti digambar kemarin itu. Semuanya bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengucapkan rasa syukur setelah evakuasi yang dilakukan berjalan dengan lancar.

Retno turut membeberkan sejumlah orang yang dievakuasi di antaranya 16 staf KBRI Kabul, 10 WNI non staf KBRI, 5 warga negara Filipina, hingga 2 warga negara Afghanistan yang merupakan suami dari WNI dan staf lokal KBRI.***

Sumber: CNN Indonesia

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: