Rabu , Oktober 27 2021

Cegah Covid-19, Tim Kukerta Unri Edukasi Ibu-ibu PKK Desa Sungai Pinang Buat Cairan Disinfektan

Mahasiswa Kukerta Unri 2021 mengajarkan ibu-ibu PKK di Desa Sungai Pinang cara membuat cairan disinfektan. (Foto: istimewa)

Kampar (Riaunews.com) – Masih meningkatnya angka penyebaran virus corona di Riau, Tim Kuliah Kerja Nyata (KUkerta) Universitas Riau (Unri) mengedukasi Ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, tentang cara pembuatan cairan disinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan Virus Corona.

Ketua Tim Kukerta Universitas Riau Desa Sungai Pinang, M Arpah, mengungkapkan perlunya dilakukan penyemprotan disinfektan di areal rumah.

“Oleh karena itu, kami mengedukasi ibu pkk cara pembuatan cairan disinfektan dengan beberapa bahan yang telah kami siapkan. Bahan yang digunakan juga mudah diperoleh di mini market (pasar),” ucapnya kepada Riaunews.com, Selasa (17/8/2021), melalui aplikasi WhatsApp.

Dijelaskan, kegiatan ini dilaksanakan di Pos Yandu Pelita Hati Bunda, Dusun IV Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang pada Ahad (15/8/2018), dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 16 anggota PKK dan masyarakat sekitar.

“Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan cairan disinfektan yaitu cairan disinfektan WIZ24 dan Air,” urai M Arpah.

Dijelaskan, cara pembuatannya yaitu dengan mencampurkan cairan WIZ24 15 ml dengan air 500 ml kemudian dimasukkan ke dalam botol semprotan dan di aduk sebentar. Cairan disinfektan pun sudah dapat digunakan.

“Cairan disinfektan ini dapat di semprotkan diareal rumah seperti gagang pintu, pintu pagar, meja ruang tamu dan juga stang motor serta benda-benda yang sering disentuh lainnya. Hal ini berguna untuk membunuh bakteri, kuman dan jamur demi menjaga kesehatan diri dan keluarga,” beber M Arpah.

Kegiatan ini disambut dengan antusias penuh oleh ibu-ibu PKK serta masyarakat sekitar Dusun IV.

“Mereka berpendapat bahwa kegiatan edukasi dalam pencegahan Covid-19 ini sangat perlu mengingat masih minimnya pengetahuan masyarakat dalam menjaga kebersihan diri dan keluarga serta pencegahan agar terhindar dari Virus Corona,” pungkasnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: