Rabu , Oktober 27 2021

Duduki Istana Presiden, Taliban Nyatakan Perang Afghanistan Berakhir

Gerilyawan Taliban menduduki Istana Kepresidenan Afghanistan tanpa perlawanan berarti dari tentara pemerintah.

Kabul (Riaunews.com) – Taliban menyatakan perang di Afghanistan sudah berakhir setelah kelompok itu menduduki istana kepresidenan di Kabul pada Ahad (15/8/2021).

“Hari ini adalah hari besar bagi rakyat Afghanistan dan mujahidin (Taliban). Mereka menyaksikan buah dari upaya dan pengorbanan mereka selama 20 tahun,” ujar juru bicara Kantor Politik Taliban, Mohammad Naeem, kepada Al-Jazeera, yang dikutip Reuters, Senin (16/8/2021).

Ia kemudian berkata, “Terima kasih, Tuhan. Perang di negara ini telah berakhir.”

Naeem kemudian mengatakan bahwa Taliban akan menyusun bentuk pemerintahan baru di Afghanistan setelah mereka berkuasa. Ia menyebut Taliban ingin membangun hubungan internasional dan tak hidup dalam isolasi.

“Kami telah mencapai apa yang kami cari, yaitu kebebasan negara kami, dan kemerdekaan rakyat kami,” ucap Naeem.

“Kami tidak akan mengizinkan siapa pun menggunakan tanah kami untuk menargetkan siapa pun, dan kami tidak ingin menyakiti orang lain.”

Naeem juga mengatakan Taliban akan mengadopsi kebijakan internasional non-intervensi dua arah.

“Kami kira bahwa pasukan asing akan lagi mengulangi pengalaman gagal mereka di Afghanistan sekali lagi.”

Salah satu pemimpin Taliban juga mengatakan, mereka sudah berkumpul di berbagai provinsi dan menunggu pasukan asing keluar dari Afghanistan.

Di samping itu, Taliban memerintahkan anggotanya untuk mengizinkan warga Afghanistan melakukan kegiatan sehari-hari dan tidak melakukan apapun untuk menakut-nakuti warga sipil.

“Kehidupan normal akan berlanjut dengan cara yang jauh lebih baik. Hanya itu yang bisa saya katakan untuk saat ini,” katanya kepada Reuters.

Kondisi di Afghanistan, terutama di Kabul, dilaporkan sedang tidak karuan. Banyak warga diliputi rasa takut dan panik luar biasa.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: