Kamis , September 23 2021

Dukung PPKM Level 4, Mahasiswa Kukerta Unri Kelurahan Tuah Karya Bagikan 500 Masker Gratis Kepada Masyarakat

Mahasiswa Kukerta Unri saat memberikan bantuan kepada masyarakat di Kantor Lurah Tuah Karya, Pekanbaru. (Foto: istimewa)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dalam rangka mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau membagikan 500 masker gratis kepada warga Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, pada Senin (2/8/2021) siang.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Lurah Tuah Karya tersebut dilaksanakan sebagai upaya pendisiplinan protokol kesehatan dan memutus mata rantai Covid-19, khususnya pada masa PPKM Level 4 di Kota Pekanbaru dengan cara membagikan masker gratis kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

“Masih banyak warga yang datang tetapi tidak menggunakan masker, jadi kami mahasiswa kukerta inisiatif mengingatkan warga untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan membagikan masker tersebut sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 ini,” ujar Arif Aprianto selaku ketua Kukerta Tuah Karya kepada Riaunews.com melalui siaran pers.

Mengingat bantuan PPKM akan menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat dan berpotensi menjadi penularan Covid-19, mahasiswa kukerta UNRI kelurahan Tuah Karya membagikan masker gratis kepada masyarakat yang datang untuk menerima bantuan PPKM.

“Hal tersebut dilakukan agar masyarakat selalu mematuhi protokol Kesehatan terutama dalam masa PPKM Level 4 untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kelurahan Tuah Karya,” tambah Arif.

Masker dibagikan langsung kepada masyarakat yang datang ke Kantor Lurah Tuah Karya dan mendapat apresiasi dari salah satu masyarakat bernama Dina. Ia menyambut baik pembagian masker oleh mahasiswa kukerta.

“Bagus sekali kegiatan seperti ini karena terkadang masih ada warga yang terlupa memakai masker saat keluar rumah dan membuat penularan Covid-19 makin tinggi,” ucap Dina.***[RLS]

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: