Rabu , Oktober 27 2021

Jokowi Ingin Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik, Panca: Esemka Aja Gak Jelas, Udah Mimpi Lagi

Presiden Joko Widodo saat resmikan pabrik Esemka pada 6 September 2019 silam. (Foto: Sigi Jateng)

Jakarta (Riaunews.com) – Presiden Joko Widodo ingin Indonesia menjadi salah satu produsen mobil listrik dunia. Hal tersebut diungkapkannya saat acara Peringatan Teknologi Nasional ke-26 yang digelar secara virtual Selasa (10/8/2021).

Hanya saja, pernyataan orang nomor satu di Indonesia ini, mendapat kritikan pedas dari Cipta Panca Laksana.

Politisi Partai Demokrat justru mengungkit soal nasib mobil Esemka yang tidak jelas.

Seperti diketahui, produksi mobil Esemka merupakan salah satu program andalan Presiden Jokowi yang belum terealisasi hingga saat ini.

“Esemka aja nggak jelas wujudnya ini udah mimpi lagi,” kata Panca melalui Twitter Selasa (10/8/2021).

Ia mengatakan bahwa Presiden Jokowi hanya asal ngomong saja. “Emang asal ngomong aja,” katanya.

Bahkan kata dia, tidak salah jika sebelumnya BEM UI menjuluki Jokowi dengan ‘The King of Lip Service.

“Pantas dijuluki mahasiswa UI The King of Lip Service,” tegasnya.

Dalam acara tersebut Jokowi mengatakan bahwa Indonesia jangan sampai berhenti dengan hanya memiliki tambang nikel saja yang memang melimpah di Tanah Air.

Presiden Joko Widodo mencoba mobil Esemka yang digadang-gadang akan jadi mobil nasional. Namun hingga kini tak pernah mengaspal di jalan umum.

Lebih dari itu, kata dia, Indonesia harus menjadi produsen seperti baterai lithium sampai mobil listrik yang pada dasarnya berbahan baku utama nikel.

“Sebagai contoh, pertambangan nikel, kita punya tambang nikel, tapi tidak boleh berhenti di situ saja. Kita harus mengembangkan industri hilir seperti industri litium baterai sampai produksi mobil listrik,” ucap Jokowi.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: