Jumat , September 17 2021

Keren Abis, Mahasiswa Kukerta Unri Tunjukkan Ibu-Ibu di Desa Kiab Jaya Cara Buat VCO

Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Kiab Jaya mendemonstrasikan cara membuat VCO di rumah warga. (Foto: istimewa)

Pelalawan (Riaunews.com) – Tim Pengabdian masyarakat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) Desa Kiab Jaya yang dibimbing oleh Dr. Deviona, SP, MP dan diketuai oleh Eka Dwi Syaputra melaksanakan sosialisasi mengenai pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan Margarin.

Sosialisasi tersebut dihadiri ibu-ibu setempat yang merupakan warga dari RT.004/RW.002 Desa Kiab Jaya.

Kegiatan diadakan di Posko Mahasiswa Kukerta Desa Kiab Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand santizer.

Menurut Eka, salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Desa Kiab Jaya adalah tanaman kelapa yang banyak dijumpai di desa tersebut.

“Seperti diketahui, bahwa bagian tanaman kelapa yang banyak sekali dimanfaatkan yaitu daging dari buah kelapa. Namun, tak banyak yang tahu bahwa daging kelapa dapat dijadikan minyak kelapa atau Virgin Coconut Oil (VCO),” ungkap Eka pada Riaunews.com, Selasa (10/8/2021).

Dijelaskannya, menurut informasi yang didapatkan dari masyarakat sekitar, mereka membuat minyak kelapa selama ini menggunakan metode pamanasan.

Tanpa disadari minyak kelapa yang diolah dengan metode tersebut dapat menurunkan kualitas dari minyak tersebut. Kandungan asam laurat dan polifenol pada minyak akan hilang karena zat tersebut memiliki karakter tidak tahan terhadap panas.

“Saat pengolahan juga harus diaduk dan membutuhkan waktu yang lama serta bahan bakar yang banyak hingga terbentuk minyak. Oleh karena itu, mahasiswa Kukerta memutuskan untuk mengadakan sosialisasi ini guna memberikan alternatif pembuatan minyak kelapa tanpa menggunakan teknik pemanasan dan tanpa mengeluarkan biaya,” lanjut Eka.

Pada sosialisasi tersebut mahasiswa memaparkan bagaimana cara pembuatan minyak kelapa murni melalui video dan kandungan yang terdapat pada minyak tersebut.

Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Kiab Jaya, Kecamatan Sei Kijang, Pelalawan. (Foto: istimewa)

Disebutkan, minyak kelapa mengandung sekitar 47% asam laurat yang berguna untuk meningkatkan metabolisme dan juga mengandung sifat anti-bakteri dan anti-virus serta mengandung polifenol yang dapat mengurai kandungan kolesterol dalam darah sehingga dapat mencegah terjadinya menyumbatan dalam pembuluh darah.

Tidak hanya memaparkan pembuatan minyak kelapa tetapi mahasiswa Kukerta juga menunjukkan cara pembuatan margarin yang merupakan produk olahan dari minyak kelapa. Setelah sosialisasi selesai mahasiswa melakukan sesi foto bersama peserta sosialisasi.

“Dengan terlaksananya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat memilih metode yang tepat dalam mengolah suatu produk,” tambah Eka.

Metode yang digunakan tentunya menghasilkan produk berkualitas dan memiliki mutu baik. Sehingga pada saat mengonsumsi atau menggunakan produk tersebut kita mendapatkan manfaat yang maksimal.

Warga yang mengikuti sosialiasi juga tampak antusias karena mendapat ilmu baru dalam pengolahan kelapa.

“Saya sering membuat minyak kelapa dengan cara dimasak dan itu membutuhkan waktu yang lama sampai muncul minyak” kata Ibu Zaida, salah satu warga RT.004/RW.002 Desa Kiab Jaya.***[RLS]

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: