Selasa , Oktober 19 2021

Ketua PBNU Sepekat Dengan Haidar Bagir Soal Keresahan ke Nadiem Makarim

Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim.

Jakarta (Riaunews.com) – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud mengaku bahwa surat yang dikirim bos Mizan Grup, Haidar Bagir ke Mendikbudristek Nadiem Makarim turut mewakili keresahannya.

Marsudi mengaku bahwa PBNU juga belum puas dengan kinerja Nadiem. Ia mengaku belum melihat sepenuhnya kinerja Nadiem dalam memperbaiki sistem pendidikan.

“Kalau beliau (Haidar) ngirim surat begitu, belum puas, ya sama aja lah. Saya juga begitu. Kalau dia memang masih merasakan belum puas. Ya sama juga, gitu,” kata Marsudi kepada CNNIndonesia.com, Senin (16/8/2021).

Dalam suratnya beberapa waktu lalu, Haidar meminta agar Nadiem memperbanyak bersilaturahmi dengan organisasi-organisasi yang juga bergerak di bidang pendidikan, seperti NU dan Muhammadiyah.

Haidar mengaku kerap banyak mendengar masukan, jika Nadiem selama ini tak banyak melibatkan organisasi-organisasi di luar pemerintah dalam membangun sistem pendidikan.

Nadiem juga disebut tak pernah turun gunung untuk menyerap informasi dan kebutuhan masyarakat.

“Sowan lah, Mas. Sempatkanlah sowan-sowan ke NU, Muhammadiyah, MUI, PGI, WGI, PHDI, Permabudhi, Matakin, NGO-NGO dan CSO-CSO yang bergerak di bidang pendidikan lainnya. Sebanyak-banyaknya,” kata Haidar dalam surat terbukanya yang diakses di situs Lazuardi.sch.id, Ahad (15/8).

Menanggapi hal itu, Marsudi mengaku seturut dengan keresahan Haidar. Menurut Marsudi memperbaiki persoalan pendidikan di Indonesia tak bisa diselesaikan hanya dari belakang meja.

Ia meminta Nadiem memperbanyak dialog dengan masyarakat. Cara itu perlu dilakukan agar setiap program di bawah Kemendikbudristek dapat diterima dan dipahami masyarakat.

“Pak Nadiem itu, komunikasinya mestinya dengan publik, ‘heh tahun ini, yang akan saya utamakan mau melalukan 1, 2, 3’, sampaikan. Sehingga publik itu bisa menilai, karena ini kerjaan publik,” kata dia.

“Jadi perasaan Pak Haidar mewakili saya juga lah,” kata dia.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: