Sabtu , September 18 2021

KPK akan Angkat Bekas Napi Koruptor Jadi Penyuluh Antikorupsi

Ketua KPK Firli Bahuri.

Jakarta (Riaunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan angkat bekas narapidana koruptor menjadi penyuluh antikorupsi.

Kabar pengangkatan mantan koruptor ini menjadi sorotan dan perbincangan banyak pihak, bahkan menimbulkan pro maupun kontra di tengah masyarakat.

Deputi Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Wawan Wardiana menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan sosialisasi ke Lapas Sukamiskin dan Tangerang untuk menyeleksi para napi koruptor.

Sosialisasi ini ditujukan untuk menggandeng bekas napi koruptor menjadi penyuluh.

Hal ini dilakukan KPK sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat terkait pendidikan antikorupsi.

Menurut pernyataan Wawan, dari dua lapas yang sudah ditentukan, ada tujuh napi koruptor yang telah dinyatakan lolos skrining.

Sehingga, tujuh napi tersebut dinyatakan layak menjadi calon penyuluh antikorupsi bagian dari pegawai KPK.

“Dari 28 (napi di Lapas Sukamiskin) melalui beberapa tes, hanya empat orang yang memungkinkan, karena ada juga yang ingin,” kata Wawan Wardiana dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, dikutip dari Antara, Ahad (22/8/2021).

Sementara di Lapas Tangerang, dari 22 napi koruptor hanya tiga orang saja yang dinyatakan lolos menjadi penyuluh antikorupsi.

Baca Juga: Teddy Gusnaidi Kaitkan Kasus Korupsi DKI Jakarta dengan Polemik TWK KPK, Wallahualam

Kriteria utama seleksi penyuluh antikorupsi ini yaitu para napi koruptor yang masa hukumannya tinggal beberapa bulan saja.

“Jadi, hanya bagi mereka yang tinggal sebentar lagi keluar, untuk itu disosialisasikan dampak dari korupsi diingatkan kembali,” tambah Wawan.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: