Rabu , Oktober 27 2021

Mahasiswa Kukerta Unri Bantu Guru di Desa Sungai Pinang Gunakan Aplikasi Pembelajaran Daring

Mahasiswa Kukerta Unri gelar workshop pembelajaran daring bagi guru-guru di SMAN 1 Tambang. (Foto: istimewa)

Kampar (Riaunews.com) – Semenjak adanya wabah virus Covid-19 di Indonesia, telah mengubah kondisi dunia pendidikan.

Jika sebelumnya siswa dan guru bertatap muka di dalam kelas, maka sejak pandemi melanda sistem pembelajaran berubah menjadi daring alias dalam jaringan.

Banyak sekolah menggunakan berbagai media yang digunakan sebagai media pembelajaran, salah satunya aplikasi WhatsApp.

“Namun, masih banyak guru yang belum mengetahui cara penggunaan media lainnya untuk proses pembelajaran daring,” ungkap Sri Aisyah Fariyani, salah seorang mahasiswa Kukerta Unri, kepada Riaunews.com, Kamis (12/8/2021).

Dijelaskannya, dirinya dan kawan-kawan yang tergabung dalam kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, melakukan workshop di SMA Negeri 1 Tambang pada Senin (9/8/2021).

“Adapun dalam workshop tersebut kami perkenalkan media pembelajaran dari Google, seperti Google classroom, Google Meet dan Google Form,” kata Ilmi Hidayah Ilaihi yang ikut memberikan materi workshop.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 1 Tambang Khairullah menyambut baik terlaksananya workshop oleh para mahasiswa ini.

“Dengan diadakannya workshop dapat membantu para guru dalam meningkatkan media pembelajaran, sehingga diharapkan para siswa tetap produktif dalam meski di masa pandemi ini,” ucapnya.***[RLS]

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: