Kamis , September 23 2021

Pasutri Nelayan Ditemukan Tewas Tenggelam dan Kondisi Berpelukan

Tim SAR mengevakuasi jasad korban yang terseret Sungai Kampar
Evakuasi nelayan yang tenggelam di sungai. (Foto: ilustrasi)

Kapuas Hulu (Riaunews.com) – Pasangan suami istri Nardik (45) dan Yani (42), ditemukan tewas di kawasan Danau Sentarum di wilayah Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kedua korban kemungkinan tewas tenggelam setelah sampan yang mereka naiki karam.

“Perkiraan sampan tempel yang digunakan karam karena warga menemukan barang bekalan yang dibawa terapung di sungai,” kata Kapolsek Batang Lupar Ipda Ignasius di Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (3/8/2021).

Menurut keterangan warga, Ignasius, pasangan suami istri itu pergi mencari ikan menggunakan pukat pada Senin (2/8) namun belum juga kembali ke rumah saat malam tiba.

“Saat ditemukan keduanya dalam kondisi berpelukan dan meninggal dunia,” katanya.

Warga bersama aparat Kepolisian Sektor Batang Lupar dan Komando Rayon Militer Batang Lupar kemudian mencari kedua nelayan dari Desa Lubuk Pengail tersebut.

Setelah jasad mereka ditemukan, petugas membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan dan kemudian dimakamkan.***

Sumber: JPNN

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: