Rabu , September 22 2021

Remaja di Siak Tewas Diterkam Harimau, Kepalanya Hilang

Pemuda Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, yang tewas diterkam harimau. (Foto: istimewa)

Siak (Riaunews.com) – Seorang remaja di Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, bernama Malta Akfarel (16), tewas diterkam harimau saat sedang mencari sinyal handphone (HP). Jasad korban ditemukan tanpa kepala.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto mengatakan korban tewas akibat diterkam harimau dengan kondisi mengenaskan, yakni sebagian anggota tubuhnya sudah hilang.

“Bagian kepala dan sebagian anggota tubuh lain tidak ditemukan. Korban yang tewas diterkam harimau merupakan warga asal Nias, Sumatera Utara. Hari ini rencananya jenazah akan dibawa ke kampung halaman,” kata Kapolres Siak, AKBP Gunar kepada MPI, Senin (30/8/2021).

Dia mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu malam (29/8/2021). Sesaat sebelum kejadian, korban dan ayahnya sedang dalam rumah dan kemudian tiba-tiba lampu mati.

Di lokasi yang cukup terpencil itu memang hanya ada dua kepala keluarga (KK). Untuk masuk ke daerah itu hanya bisa dilalui dengan jalur air. Lokasinya berada di eks perusahaan Uniseraya.

Kemudian Rustam dan putranya pergi melihat genset yang jeraknya sekitar 150 meter dari rumah. Mereka hanya mengandalkan genset untuk penerangan. Lantas Rustam menyuruh putranya menelpon untuk mencari bantuan memperbaiki mesin genset.

“Kemudian anaknya pergi untuk mencari sinyal handpone, karena lokasinya terencil di daerah pesisir,” tambah Kapolres.

Saat itulah remaja itu diserang harimau. Ayah korban yang sudah cemas anaknya tidak kembali langsung melakukan pencaharian. Ayah korban terkejut saat melihat putranya diseret harimau dan dibawa di dalam hutan.

Rustam pun meminta bantuan warga. Tidak berapa lama korban berhasil ditemukan oleh warga dengan kondisi menegenaskan.

“Korban ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi awal dia hilang. Lokasinya masih dalam hutan. Untuk itu kita selalu himbau kepada warga jangan pernah keluar sendirian saat beraktivitas. Karena di sana memang ada harimau,” ujarnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: