Selasa , September 21 2021

Risma Kembali Ngamuk Gegara 8.000 Bansos di Jember Belum Tersalur

Emosi Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali meluap saat kunjungan di Jember. (Foto: Radar Jember)

Jember (Riaunews.com) – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengamuk kepada sejumlah pejabat bank. Pasalnya, ada temuan 8.000 bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat miskin terdampak covid-19 tidak tersalurkan di Jember, Jawa Timur.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Forkopimda Jember, PT Pos, dan pendamping Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) tersebut, Risma mengamuk sambil menunjuk sejumlah pejabat di Jember.

“Saya kasih peringatan. Kemarin di Bandung, saya dapati data ada 5.000 yang belum disalurkan, saya pikir itu sudah tinggi sekali. Ini di Jember malah 8.000,” ujar Risma, dilansir dari Clicks.id, Ahad (29/8/2021).

Pihak perbankan menjelaskan bahwa proses penyaluran terlambat karena proses migrasi antarbank serta ada 3.000 kartu yang tidak diambil oleh warga penerima PKH. Risma bertambah meradang.

“Tidak mungkin sampai ribuan, ini pasti tidak jalan. Antar saya ke sana (ke warga), kalau saya yang salah saya minta maaf. Tapi kalau saya yang benar, proses (hukum) ini Pak!” tantang Risma.

Risma menuding penyaluran bansos kepada warga miskin tidak jalan dan seolah menghambat proses pencairan. Padahal, jika sampai beberapa minggu ke depan bantuan belum juga dicairkan, maka bantuan akan hangus.

“Siapa yang bertanggung jawab (jika tidak bisa dicairkan), Anda tidak pernah merasakan, ketika seorang anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal covid, lalu besok dia kesusahan makan,” tutur dia.

“Kalau delapan ribu orang miskin ini kompak berdoa, hancur kalian,” ucap Risma yang mengakhiri pertemuan karena harus bergegas ke Lumajang.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: