Selasa , September 21 2021

Ucapkan Selamat Pada Taliban, Partai Islam Malaysia Sebut Afghanistan Dibebaskan dari Cengkeraman Kolonial

Gerilyawan Taliban menduduki Istana Kepresidenan Afghanistan tanpa perlawanan berarti dari tentara pemerintah.

Kuala Lumpur (Riaunews.com) – PAS atau Partai Islam Malaysia ucapkan selamat Taliban kuasai Afghanistan. Bahkan Partai Islam Malaysia menyebut sebelum dikuasai Taliban, Afghanistan dikuasai kolonialisme yang tak manusiawi.

Partai Islam Malaysia menyebut Taliban berhasil meraih kemenangan dan merebut kembali Afghanistan setelah dipaksa keluar oleh intervensi Amerika Serikat 20 tahun lalu.

Menyadur World Of Buzz Kamis (19/8/2021) Komite Urusan Internasional dan Hubungan Eksternal mengucapkan selamat kepada Taliban.

Ketua Komite Hubungan Internasional PAS Pusat Muhammad Khalil Abdul Hadi, melalui halaman Twitter nya membagikan pernyataan ucapan selamat tersebut.

“Komite Urusan Internasional dan Hubungan Eksternal Pusat PAS mengucapkan selamat kepada rakyat dan pemerintah baru Afghanistan yang dipimpin Taliban karena berhasil mencapai kemenangan bagi tanah air mereka dari cengkeraman kolonialisme yang tidak manusiawi.” tulisnya.

“Kemenangan dan ‘kemerdekaan’ yang diraih kali ini, merupakan hasil dari upaya seluruh rakyat Afghanistan dalam membebaskan tanah air mereka yang selama 20 tahun dijajah dan diserbu tanpa ampun dan kemanusiaan hingga nyaris menghancurkan Afghanistan,” sambungnya.

Muhammad Khalil juga berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan pemerintahan Afghanistan yang damai.

“Semua pemangku kepentingan diharapkan akan bekerja sama dan mencapai kesepakatan berdamai dan bekerja untuk membangun kembali dan mengembalikan Afghanistan ke jalurnya,” jelasnya.

“Semoga pemerintahan baru Afghanistan dan rakyatnya bersatu padu dan bekerja sama untuk membangun Afghanistan dan mencapai kemakmuran, perdamaian dan kemajuan di masa depan berdasarkan Syariah dan nilai-nilai Islam yang komprehensif serta menerima rahmat, berkah dan pertolongan Allah SWT,” pungkasnya.

Tweet tersebut saat ini telah dihapus, namun pernyataan Partai Islam Malaysia itu diterbitkan di Harian Harakah oleh Partai Islam Malaysia.***

Sumber: Suara

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: