Kamis , September 23 2021

Ujian SKD CPNS Pemprov Riau Diundur September, Ini Jadwalnya


Pekanbaru (Riaunews.com) – Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 yang semula dijadwalkan tanggal 25 Agustus ditunda pada September.

Demikian diutarakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, Selasa (24/8/2021) di Pekanbaru.

“Kami sudah menerima informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait jadwal pelaksanaan. Bahwa jadwal SKD yang semula dilaksanakan 25 Agustus diundur September,” katanya.

Sebagaimana dilansir Cakaplah.com, Ikhwan Ridwan menjelaskan informasi yang pihaknya terima, ujian SKD untuk jalur umum akan dilaksanakan pada 2 September. Sedangkan untuk jalur mandiri ujian SKD dilaksanakan pada 13 September.

Lebih lanjut Ikhwan menjelaskan, ujian SKD jalur umum adalah ujian yang dilaksanakan di kantor BKN regional yang ada di daerah. Sedangkan untuk jalur mandiri dilaksanakan bagi daerah yang memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) sendiri.

“Karena Pemprov punya kantor UPT Penilaian Kompetensi, maka pelaksanaan ujian SKD menggunakan jalur mandiri. Ujian SKD CPNS Pemprov Riau akan dimulai 13 September,” jelasnya.

Karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sebut Ikhwan, maka ujian SKD akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kapasitas ruangan ujian juga tidak akan diisi penuh saat pelaksanaan ujian.

“Kapasitas ruang ujian itu bisa menampung hingga 100 orang, namun karena kondisi pandemi Covid-19, kapasitas ruangan hanya diisi 50 orang,” ujarnya.

Karena pembatasan ruangan tersebut, maka perharinya akan dilakukan ujian hanya empat sesi saja. Dengan begitu, waktu pelaksanaan ujian bisa memakan waktu hingga 20 hari.

“Untuk pelaksanaan ujian SKD kita diberi waktu 20 hari. Karena itu sesi ujian perharinya akan dibatasi menjadi empat sesi saja, hal ini juga untuk mengurangi resiko penularan Covid-19,” cakapnya.

Untuk diketahui, formasi CPNS yang telah diterima Pemprov Riau, sebanyak 123 orang dengan rincian bidang kesehatan 89 orang dan teknis 34 orang. PPPK non guru 110 formasi dengan rincian, kesehatan 89 orang dan teknis 21. Kemudian untuk formasi PPPK guru sebanyak 222 orang.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: