Kamis , September 23 2021

DLHK Provinsi Riau Serahkan Exavator Tangkapan ke POM TNI AU

Penyerahan BAP Alat Bukti oleh Kasi Gakum DLHK Provinsi Riau, Agus Saryoko kepada POM TNI AU. istimewa

PEKANBARU (RiauNews.com)Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Provinsi Riau menyerahkan satu unit alat bukti exavator ke POM TNI AU, Senin (13/9/2021) di markas Polhut, jalan Dahlia Pekanbaru.

Kepala Dinas LHK Provinsi Riau melalui Kabid Penaatan Dan Penataan DLHK Provinsi Riau, H Alwamen mengatakan satu unit exavator yang diamankan tersebut merupakan hasil operasi perlindungan dan pengamanan hutan yang dilakukan oleh tim gabungan Polhut DLHK Provinsi Riau, bersama Polda dan POM TNI AD.

Diceritakannya pada hari Rabu (8/9/21) pekan lalu, tim melakukan patroli perlindungan dan pengamanan kawasan hutan, diwilayah Desa Padang Sawah, Kecamatan Kampar kiri, Kabupaten Kampar dalam kegiatan tersebut tim menemukan satu unit alat berat jenis exavator, sedang melakukan perawatan jalan dan parit kebun kelapa sawit.

“Maka tim melakukan pemeriksaan perizinan yang dimilikinya terkait kegiatan tersebut, namun tidak dapat diperlihatkan. Lalu kita amankan. Pada Kamis pagi (10/9/21) exavator tersebut sampai ke kantor Polhut DLHK Provinsi Riau di Pekanbaru, guna proses pengumpulan data dan keterangan,” papar Alwamen.

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan, bahwa alat berat tersebut didapati diduga milik salah seorang oknum anggota TNI Angkatan Udara. Sehingga, sesuai dengan Undang-undang peradilan militer, pihak Polhut melimpahkan perkara tersebut baik berupa data dan alat bukti ke penyidik Polisi Militer TNI AU, untuk proses lebih lanjut.

“Untuk itu pada hari ini, alat bukti kita serahkan ke POM TNI AU. Kita serahkan barang bukti disini. “Kami sampaikan juga, terkait kegiatan usaha perkebunan yang telah terbangun, sebelum berlakunya undang undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, pasal 110 B. Bahwa setiap orang yang melakukan kegiatan perkebunan, di dalam kawasan hutan, tanpa memiliki perizinan berusaha yang dilakukan sebelum berlakunya UU Cipta Kerja, dikenai sanksi administratif,” imbuhnya.

Pantauan media di markas Polhut DLHK Provinsi Riau terlihat exvator merek Kobelco berwarna hijau tengah dinaikkan ke mobil trailer, terlihat sejumlah personil POM TNI AU mengawal kegiatan tersebut dan disaksikan oleh Kasi Gakum DLHK Provinsi Riau Agus Saryoko serta sejumlah personil Polhut.

Agus Saryoko juga menyerahkan BAP alat bukti dan data kepada POM TNI AU.

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: