Sabtu , September 18 2021

Kadis LHK Provinsi Riau Tawarkan Solusi Atasi Persoalan Petani Pembibitan Mangrove di KPM Belukap

Kadis LHK Provinsi Riau Dr M Murod saat berdiskusi dengan KPM Belukap. Istimewa

PEKANBARU (RiauNews.com)-Usai bersama Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi menanam pohon mangrove di pesisir pulau Bengkalis, Senin (6/9/21) lalu Kepala Dinas Lingkugan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau Dr M Murod, mengunjungi pembibitan mangrove milik KPM Belukap di Desa Teluk Pambang.

Kedatangan Murod ini disambut langsung oleh ketua KPM belukap Samsul Bahri yang merupakan penggiat lingkungan dan pernah mendapatkan penghargaan Setya Lestari Bumi dari negara.

Murod yang didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan DAS, Badan Restorasi Gambut dan Perhutanan Sosial, Kepala Bidang penaatan dan penataan wilayah Hutan, Kepala KPH Bengkalis Pulau serta pejabat dan staf dinas lingkungan hidup dan kehutanan Provinsi Riau, mengatakan keberadaan pembibitan mangrove ini untuk memenuhi kebutuhan bibit rehabilitasi hutan mangrove.

“Dari kegiatan ini, kelompok masyarakat yang tergabung dalam KPM Belukap mendapatkan tambahan penghasilan dari penjualan bibit bakau,” jelasnya.

Sementara itu Syamsul mengatakan pembibitan mangrove yang dikelolanya tersebut banyak manfaat yang didapat, selain mendapatkan uang hasil dari penjualan, juga dapat tetap menjaga dan melestarikan ekosistem hutan mangrove yang berada di kawasan kelola KPM Belukap.

” Selain itu KPM Belukap sedang mengembangkan wisata mangrove, namun belum maksimal karena terkendala dana,” terangnya.

Diskusi antara Murod dengan persoalan dana yang dihadapi oleh KPM Belukap ini berjalan santai dan ditemani minuman kelapa muda dan buah derendan di lokasi wisata tegakan mangrove milik kelompok.

Terkait persoalan pendanaan Murod menawarkan pendanaan bisa diatasi dengan pola adopsi pohon yang saat ini sedang dikembangkan oleh DLHK Provinsi. Selain itu solusi lain yang bisa dilakukan adalah pembentukan perhutanan sosial.

“Silahkan nanti berkoordinasi dengan KPH Bengkalis yang merupakan perpanjangan tangan DLHK Provinsi Riau ditingkat tapak agar dua program kegiatan ini bisa dilakukan di KPM Belukap,” pintanya.

Pewarta : Edi Gustien

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: