Rabu , Oktober 20 2021

MUI Kutuk Penyerangan Terhadap Ustaz Chaniago Diserang, Minta Umat Tenang

Ustaz Abu Syahid Chaniago saat berceramah di depan ibu-ibu di Kota Batam yang kemudian diserang oleh seorang pria, Senin (20/9/2021).

Batam (Riaunews.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam mengutuk keras peristiwa penyerangan kepada seorang pendakwah, Ustaz Abu Syahid Chaniago, Senin (20/9/2021). Terlebih korban saat itu sedang berceramah di Masjid Baitul Syakur Batam, Kepulauan Riau.

“Mengutuk keras terjadinya peristiwa penyerangan kepada Ustaz Abu Syahid Chaniago saat menyampaikan taushiyah di Masjid Baitul Syakur Jodoh Senin 20 September 2021,” jelas MUI Kota Batam dalam keterangan resminya yang diterima Republika, Senin (20/9/2021).

Kendati demikian, MUI meminta agar masyarakat tetap tenang menanggapi peristiwa ini.

“Mengharapkan kepada kaum muslimin dan seluruh masyarakat tetap tenang dan waspada serta mempercayakan penangan kasus ini kepada penegak hukum,” jelas keterangan tersebut.

Lembaga tersebut juga meminta agar mengusut peristiwa ini dan menegakkan hukum dengan seadil-adilnya. Para pengurus masjid juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sebagai respon atas peristiwa ini.

“Mengimbau kepada semua Pengurus DKM Masjid/Musholla untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan terutama saat kegiatan keagamaan sedang berlangsung agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari,” tulis keterangan tersebut.

Sebelumnya, beredar video di Youtube seorang Ustaz yang sedang berceramah diserang oleh seorang pria. Dalam video tersebut, terlihat sang Ustaz sedang berceramah di hadapan jamaah, kemudian ada seorang pria tidak berpeci, memakai celana jeans dan kemeja agak gelap, berlari ke arah Ustaz Chaniago.

Dia berusaha untuk memukul Ustaz. Namun, sang Ustaz telah melihat orang itu sehingga tampak sang Ustaz menghindar.

Kejadian itu membuat jamaah yang kebanyakan ibu-ibu berdiri dan berteriak. Masih dalam video itu, terlihat si pelaku ditangkap oleh sebagian orang, dan terlihat dia dipukul oleh beberapa orang ibu-ibu. ***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: