Selasa , Oktober 19 2021

Vandalisme, Rumah Ustaz di Sukabumi Dicoret Salib dan Tulisan Yesus

Rumah seorang ustaz di Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban aksi vandalisme. (Foto: Sukabumiupdate.com)

Sukabumi (Riaunews.com) – Rumah seorang ustaz di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dicoret salib hitam dan tulisan Yesus. Kejadian tersebut kemudian menjadi viral di media sosial.

Tulisan Yesus dan gambar salib di dinding rumah Ustaz Encep yang merupakan pimpinan Madrasah Al Ikhlas di Kampung Peundeuy RT 03/08, Desa Seuseupan itu sudah dihapus.

Rumah Ustaz Encep dicoret-coret gambar salib dan tulisan yesus oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui.

Foto-foto tulisan ditembok rumah Ustaz Encep ini menyebar cepat di sejumlah grup WhatsApp warga.

Dalam foto, coretan tersebut menggunakan tinta berwarna hitam, lambang salib cukup terlihat, tulisan yesus samar-sama di tembok dekat jendela. Coretan ini diketahui pemilik rumah pada Ahad (26/9/2021) siang.

Namun foto-foto aksi vandalisme di rumah Ustaz itu sudah menyebar ke publik.

Menanggapi hal ini, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Sukabumi meminta warga tidak terprovokasi oleh aksi vandalisme gambar salib di rumah Ustaz tersebut.

Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin meminta warga khususnya umat muslim tenang.

“Kami menghimbau khususnya kepada umat muslim, jangan sampai terprovokasi dan menjadikan situasi panas,” ujar Oman Komarudin, Selasa (28/9/2021).

Oman menambahkan, untuk persoalan tersebut MUI menyerahkan kepada pihak berwajib.

“Jangan sampai kita terpancing, lebih baik kita serahkan kepada Polisi yang saat ini tengah melakukan penyelidikan,” tuturnya.

Lanjut kata Oman, MUI Kabupaten Sukabumi akan segera berkoordinasi dengan aparat setempat dan unsur terkait didalamnya upaya mencari titik terang persoalan.

“Segera akan kita tindak lanjuti dengan meminta keterangan kepada pemilik rumah, dan koordinasi dengan pihak Kepolisian,” jelasnnya.

Kapolsek Caringin Iptu Syarifudin membenarkan aksi vandalisme tersebut. Menurutnya coretan itu sore tadi sudah dihapus oleh warga.

Polisi masih mengumpulkan informasi untuk menemukan pelaku aksi corat-coret yang membuat resah ini.

“Sudah dihapus oleh warga. Pelaku masih dalam pencarian,” singkatnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: