Kamis , Desember 2 2021

Andi Putra Mohon Doa Saat Hendak Dibawa KPK ke Jakarta Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

Bupati Kuantan Singingi Andi Putra ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh KPK. (Foto: Liputan6)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Bupati Kabupaten Kuansing (Kuantan Singingi) Andi Putra dibawa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta setelah beberapa jam diperiksa di Polda Riau. Politikus Golkar ini keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 17.00 WIB.

Dilansir Liputan6, Andi Putra dibawa ke Jakarta terkait dugaan korupsi perizinan perkebunan di Kabupaten Kuansing. Dia terseret karena sehari sebelumnya penyidik melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Negeri Jalur itu.

Pantauan di Polda Riau, Andi Putra keluar tak lama setelah kuasa hukumnya, Dodi Fernando, meninggalkan ruangan pemeriksaan. Andi Putra memakai kaus berkerah biru dibalut jaket warna cokelat.

Tangannya tak terborgol dan mengiring sebuah tas hitam menuju mobil Toyota. Tak banyak yang diucapkan Andi Putra terkait pemeriksaan dirinya.

“Mohon doanya ya biar lancar,” kata Andi Putra kepada wartawan.

Sementara itu, Dodi Fernando menjelaskan, kliennya datang ke Polda Riau sejak Senin malam. Saat itu, Bupati Kuansing Andi Putra tidak didampingi kuasa hukum sehingga pemeriksaan ditunda menjelang Selasa siang.

Ketika Dodi datang siangnya, barulah Andi Putra diminta keterangan oleh penyidik. Dodi menyebut pemeriksaan masih bersifat formal.

“Jadi setelah ada surat kuasa barulah diminta keterangan, soal apa saja yang ditanyakan itu sudah materi, tanyakan ke penyidik,” kata Dodi.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: